Jenis Ular Paling Mematikan di Dunia, Ada yang Tak Berbisa

jenis ular paling mematikan di dunia
Salah satu jenis ular paling mematikan di dunia. Foto: Ist/Net

Jenis ular paling mematikan di dunia sangat menarik untuk dibahas. Dengan mengetahuinya, sebisa mungkin kita berupaya untuk menghindarinya.

Bukan rahasia lagi jika spesies melata ini termasuk hewan yang ditakuti. Seperti yang diketahui, ular memiliki bisa dengan tingkat racun yang bermacam-macam.

Bahkan tak sedikit ular berbisa yang bisa membunuh hanya dalam hitungan menit. Namun tahukah anda bahwa ular yang mematikan tak harus memiliki bisa.

Baca Juga: Penemuan Ular Berkaki di Argentina, Usianya Hampir 100 Juta Tahun

Nyatanya ada beberapa jenis ular yang termasuk ke dalam hewan mematikan meski tak memiliki bisa. Daripada penasaran, lebih baik anda langsung simak ulasan berikut.

Jenis Ular Paling Mematikan di Dunia yang Tak Berbisa

Di bawah ini adalah beberapa jenis ular yang mampu membunuh dalam waktu singkat meski tak berbisa selengkapnya.

Piton

Piton termasuk salah satu jenis ular yang tak memiliki bisa namun sangat berbahaya. Hal ini dikarenakan piton mampu membunuh mangsanya dengan cara membelit.

Kemampuan membelit yang dilakukan jenis ular paling mematikan di dunia ini sangat mencengangkan. Hal ini dikarenakan rata-rata ukuran ular piton bisa mencapai 9 meter.

Sementara untuk beratnya bisa mencapai lebih dari 250 kilogram. Dengan ukuran dan bobot tersebut, kekuatan otot ular piton memang tangguh.

Semakin berbahaya karena kapasitas makannya begitu besar. Manusia pun menjadi salah satu mangsanya sehingga kita perlu waspada dengan jenis ular ini.

Sanca Keling

Jenis ular tak berbisa yang juga mematikan lainnya yaitu sanca keling. Sama seperti piton, jenis ular ini juga membunuh dengan cara melilit.

Dalam waktu singkat, tubuh manusia bisa patah saat dililit sanca keling. Maka dari itu, kita harus ekstra waspada saat berada di alam bebas.

Apabila jenis ular paling mematikan di dunia ini ditemukan sedang melata di tengah hutan, berarti tengah mencari mangsa atau berburu sehingga anda jangan coba-coba mendekatinya.

Lain halnya jika sanca keling ditemukan lagi menggulung badan. Hal tersebut menandakan bahwa ular ini baru selesai makan.

Untuk diketahui, jenis ular ini makan sebanyak 1-3 kali dalam seminggu. Sisanya digunakan untuk tidur. Meski begitu, ular ini bisa menyerang kapan saja apabila tidurnya terusik.

Selain piton dan sanca keling, sebenarnya masih ada beberapa jenis ular pembelit lainnya yang harus diwaspadai. Sebut saja Anakonda dan Sanca Kembang.

Jenis Ular dengan Bisa Beracun

Untuk mengetahui apa saja jenis ular berbisa yang paling berbahaya di dunia, anda bisa langsung simak ulasan di bawah ini.

Ular Cabe

Sesuai dengan namanya, ular ini memiliki tampilan kulit yang menyerupai cabe. Jenis ular paling mematikan di dunia ini sangat mudah dikenali karena pola kulitnya belang-belang berwarna merah dan hitam.

Selain itu, ada juga warna kuning keoranyean di bagian ekornya. Jika diperhatikan, jenis ular yang juga dikenal dengan sebutan coral snake ini memiliki kepala yang berbentuk datar.

Untuk menghindari serangan ular cabe, pastikan anda mendekati ranting-ranting pohon kecil. Pasalnya, ular cabe ini sangat suka menggantung di ranting kecil tersebut.

Sekali gigitan, bisa ular cabe mampu melumpuhkan saraf. Jika tak segera mendapatkan pertolongan, maka nyawa bisa menghilang.

Taipan Pedalaman

Predikat ular berbisa paling mematikan disandang oleh taipan pedalaman. Jenis ular ini bisa membunuh 100 orang dewasa dengan bisanya.

Sekali tergigit jenis ular paling mematikan di dunia ini, korban akan muntah-muntah, diare, dan kejang. Jika tak segera ditangani, korban bisa mengalami gagal organ dan tewas.

Weling dan Welang

Ular weling dan welang adalah saudara dekat yang sangat berbahaya. Mengenai karakteristiknya, keduanya memiliki pembeda dari corak yang ditampilkan.

Jika ular weling, corak tubuhnya berwarna putih dan hitam. Sementara ular welang, coraknya berwarna kuning dan hitam.

Dari kedua jenis ular tersebut, weling dinilai lebih mematikan. Bahkan kasus kematian akibat bisa ular weling dapat mencapai 70%.

Semakin mengkhawatirkan lagi karena hingga saat ini belum ada antibisa ular weling di Indonesia. Padahal jenis ular ini sangat sering ditemui.

Tak hanya di Indonesia, ular weling juga sering terlihat di Thailand, Malaysia, dan beberapa negara lain yang ada di kawasan Asia Tenggara.

Selain jenis ular paling mematikan di dunia tersebut, sebenarnya masih ada beberapa ular berbisa lainnya yang juga berbahaya. Sebut saja kobra, mamba, sindok, hijau mira, dan bandotan puspo. (R10/HR-Online)

Loading...