KPU Pangandaran Nilai Aturan Pilkades Harus Dibenahi

Aturan Pilkades Pangandaran
Ketua KPU Pangandaran, Muhtadin. Foto: Istimewa

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa serentak tahun 2019 di Pangandaran baru saja selesai pada 30 November  2019 kemarin. Meski begitu, masih banyak aturan Pilkades yang harus dibenahi, hal itu dipandang perlu untuk pelaksanaan Pilkades berikutnya.

Menurut Ketua KPU Kabupaten Pangandaran Muhtadin, berkaca dari pelaksanaan pemilihan Kepala Desa kemarin, banyak aturan yang perlu dibenahi. Sebab, Pilkades anggarannya diambil dari APBD, maka dalam hal ini Pemda perlu mengatur regulasi yang lebih rinci lagi.

“Aturan yang ada sekarang saya rasa perlu pembenahan dan lebih terinci,” ujarnya kepada Koran HR, Senin (2/12/2019).

Muhtadin mengatakan, aturan yang sangat perlu disempurnakan tersebut di antaranya mengenai penyelesaian sengketa, terutama money politic yang sekarang regulasinya belum ada. Ia menitikberatkan pada bagaimana hukum dan cara penyelesaiannya.

“Jadi harus ada dasar hukum yang jelas mengenai tata cara penyelesaian sengketa money politic maupun sengketa lainnya,” kata Muhtadin.

Muhtadin juga mengapresiasi, tingkat partisipasi pemilih pada Pilkades kali ini sangat luar biasa dan perlu dipertahankan. 

Dari 10 Kecamatan di Kabupaten Pangandaran yang mengikuti Pilkades serentak, Kecamatan Langkaplancar merupakan paling banyak, yaitu 13 desa dan semuanya berjalan aman tanpa ada gesekan.

Camat Langkaplancar, Dani Ramdani, mengatakan, pihaknya bersyukur secara keseluruhan Pilkades di wilayah Kecamatan Langkaplancar berjalan aman dan lancar.

“Saya memantau, semua Desa yang melaksanakan Pilkades partisipasi pemilih sangat luar biasa,” paparnya..

Ia menambahkan, dari 13 Desa yang mengikuti Pilkades, 8 di antaranya merupakan pendatang baru, sementara yang 5 sebagai incumbent.

TCL

“Kita ingin para kepala desa yang terpilih dapat mengemban amanah sesuai dengan harapan masyarakat,” pungkasnya.

Berdasarkan data yang dihimpun Koran HR, Kepala Desa terpilih dalam Pilkades di Langkaplancar dari kalangan pendatang baru di antaranya Desa Jayasari oleh Oban Sobandi, Desa Langkaplancar oleh Syarip Haerul Anwar, Desa Bangunjaya oleh Oteng Dadik Solehudin, Desa Cimanggu oleh Dede Efendi, Desa Karangkamiri oleh Agus Salim.

Selain itu, Desa Jadikarya oleh Dadang Supriatna dan Desa Bojongkondang Suryaman. Sementara yang incumbent adalah Desa Bangunkarya oleh Yaya Suryana, Desa Cisarua oleh Teteng Sukirman, Desa Bojong oleh Ading, Desa Bungur Raya oleh Halim dan Desa Sukamulya oleh Herdiana. (Enceng/Koran HR)

Loading...