Lagi, Rumah di Ciamis Rusak Tertimpa Pohon Tumbang

Lagi, Rumah di Ciamis Rusak Tertimpa Pohon Tumbang
Sebuah rumah milik warga di Desa Karangkamulyan, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, rusak akibat tertimpa pohon tumbang Minggu (29/12/2019) sekitar pukul 17.00 WIB. Foto:Istimewa

Berita Ciamis (harapanrakyat.com).- Lagi, sejumlah rumah di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, rusak akibat tertimpa pohon tumbang saat hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur seputaran Ciamis, Minggu (29/12/2019).

Forum Koordinasi Taruna Siaga Bencana (FK Tagana) Kabupaten Ciamis, melaporkan, ada empat rumah yang rusak akibat tertimpa pohon berada di Desa Karangkamulyan, Kecamatan Cijeungjing.

“Dua rumah di Dusun Karangkamulyan, dan dua lagi di Dusun Cibeka Desa Karangkamulyan, kejadian sekitar pukul 17.00 WIB saat hujan disertai angin kencang melanda wilayah tersebut,” ujar Ade Waluya, Ketua FK Tagana Ciamis, kepada HR Online.

Rumah yang rusak kata Ade, yakni milik Atang Sumitra di Dusun Karangkamulyan RT 02 RW 01, kedua rumah Kasdi di Dusun Karangkamulyan RT 07 RW 02, ketiga rumah Kusmiati di Dusun Cibeka RT 15 RW 05 dan terakhir rumah Nandang di Dusun Cibeka RT 13 RW 04.

Tidak ada korban luka apalagi jiwa dalam musibah tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai jutaan rupiah. Kebanyakan rumah rusak bagian atap gentingnya.

“Pasca hujan reda, warga dibantu petugas dan relawan membantu mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa rumah warga,” katanya.

Dia berharap kepada masyarakat, agar selalu mewaspadai berbagai ancaman akibat hujan dengan intensitas tinggi di berbagai wilayah di Ciamis. Apalagi, musim hujan diperkirakan akan terjadi hingga bulan Maret 2020.

“Sebaiknya bagi warga yang memiliki pohon dekat rumah, apabila membahayakan lebih baik ditebang saja,” katanya.

Ade juga mengimbau, apabila saat berkendara tiba-tiba diperjalanan turun hujan deras disertai angin kencang, sebaiknya berteduh di tempat yang aman. Usahakan jauhi pepohonan dan tiang listrik.

“Lebih baik berteduh dulu, jangan dulu melanjutkan perjalanan, apalagi melintasi jalanan yang banyak pohon di pinggir jalannya, itu membahayakan,” pungkas Ade Waluya. (Jujang/R8/HR Online)