Manfaat Propolis untuk Kesehatan yang Ampuh Atasi Virus dan Kanker

Manfaat Propolis
Propolis. Foto: Ist/Net

Berbeda dengan madu, manfaat propolis untuk kesehatan tidak cukup populer sehingga banyak yang belum mengetahuinya. Padahal propolis juga tak kalah hebatnya dengan beragam kandungan kimia yang berkhasiat obat.

Propolis merupakan sejenis lem lebah yang terutama berfungsi untuk melindungi sarangnya. Lebah madu biasanya akan menghisap getah dan daun muda, khususnya dari jenis daun poplar yang bercampur dengan air liur lebah.

Propolis terutama berfungsi menambal sarang sekaligus melindunginya. Bahkan zat ini mampu mensterilkan sarang dari pengaruh buruk lingkungan, khususnya terhadap serangan jamur, bakteri, ataupun virus.

Namun jenis propolis yang terdapat dalam setiap sarang lebah madu ternyata tidak selalu sama. Begitupun warna maupun kandungan kimiawi propolis juga berlainan, tergantung sumber tanaman yang dihisapnya.

Sejumlah penelitian yang ada, menemukan bahwa lebah yang mengumpulkan madu dari poplar (Populus spp) kandungan propolisnya cukup beragam.

Diantaranya ada zat pinobanksin 3-O-acetate, pinobanksin, ferulic acids, chrysin, prenyl esters of caffeic, pinocembrin, galangin, dan lainnya. Kandungan kimia propolis selain berkhasiat obat juga mampu menstimulasi daya tahan tubuh.

Manfaat propolis untuk kesehatan ternyata telah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Baik untuk mengobati penyakit maupun berbagai kebutuhan lainnya. Bahkan propolis populer sejak jaman Mesir kuno.

Khasiat dan fungsi propolis untuk melindungi sarang lebah ternyata juga dimanfaat untuk membungkus mumi di jaman Mesir kuno. Karena itulah mum-mumi dari jaman itu dikenal awet hingga lama.

Begitu juga dengan orang Yunani kuno yang juga memanfaatkan propolis untuk mengobati bisul. Bangsa Asiria kuno juga telah menggunakan propolis untuk menyembuhkan dan mengatasi penyakit kanker.

Manfaat Propolis untuk Kesehatan

Penelitian farmakologi modern menemukan manfaat propolis untuk kesehatan yang sangat besar. Kandungannya bersifat antioksidan, antikanker, antibiotik, antijamur, antiinflamasi, anestetik atau antinyeri, antiseptik, dan antialergi. Berikut ini khasiat propolis lainnya.

  • Menghaluskan Kulit dan Wajah

Senyawa aktif propolis banyak dimanfaatkan perusahaan kosmetik sebagai bahan tambahan produk kecantikannya. Hal ini karena khasiatnya yang ampuh dalam membuat kulit lebih halus, lebih segar dan terlindungi dari serangan radikal bebas.

Selain manfaat propolis untuk kesehatan wajah, herbal ini juga efektif untuk menyembuhkan luka bakar, membersihkan luka, serta menghilangkan noda hitam dan jerawat yang membandel.

  • Menangkal dan Menyembuhkan Kanker

Senyawa aktif propolis juga bersifat antioksidan dan antiinflamasi yang efektif dalam meningkatkan kekebalan tubuh. Selain ampuh menangkal kanker, konsumsi propolis sangat disarankan untuk penderita gastrointestinal.

  • Menyembuhkan Penyakit Herpes

Manfaat propolis untuk kesehatan lainnya, seperti dilaporkan US National Library of Medicine, berkhasiat meredakan radang maupun menyembuhkan penyakit herpes, baik herpes kelamin maupun herpes mulut.

  • Melindungi Fungsi Hati

Propolis mengandung asam quinat dikafeoil yang bersifat anti hepatotoksik. Zat ini berkhasiat melindungi fungsi hati agar bekerja secara optimal. Tidak optimalnya fungsi hati bisa mengundang berbagai penyakit berbahaya.

Propolis Bisa Menangkal Penyakit akibat Virus dan Bakteri

Seperti disebutkan diatas, zat dalam propolis bersifat antioksidan, antikanker, antijamur, antiinflamasi, antibiotik, antiseptik, anestetik atau antinyeri, dan antialergi. Karena itu manfaat propolis untuk kesehatan juga ampuh menangkal penyakit karena bakteri, virus, maupun jamur.

Beragam penyakit seperti flu, termasuk pilek, TBC, hingga flu babi bisa diatasi dengan propolis. Bahkan herbal ini ampuh dalam mengatasi serangan yang dilakukan makhkluk bersel tunggal tersebut.

Itulah berbagai manfaat propolis untuk kesehatan tubuh. Namun herbal ini tidak disarankan untuk orang yang alergi lebah, ibu hamil, dan orang yang memiliki riwayat asma. Sebaiknya konsultasikan ke dokter sebelum mengonsumsinya. (R9/HR-Online)

Loading...