Mengintip Satwa Langka di Taman Wisata Alam Pangandaran

Taman Wisata Alam Pangandaran
Salah satu binatang langka yang dilindungi di Taman Wisata Alam Pangandaran. Foto: Dok DKSDA Pangandaran.

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),– Taman Wisata Alam Pangandaran, Jawa Barat yang lebih dikenal dengan Cagar Alam menjadi tempat hidup aneka satwa langka yang dilindungi.

Salah satu hewan yang paling sering ditemui oleh para wisawatan adalah rusa. Keberadaan rusa di Cagar Alam Pangandaran ini bahkan menarik perhatian anak-anak yang berwisata ke Pangandaran.

Uking Iskandar, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam BKSDA Pangandaran mengatakan, area Taman Wisata Pangandaran memiliki luas 1000 hektar.

“Taman Wisata yang cukup luas ini banyak sekali jenis-jenis binatang atau satwa langka yang hidup di dalamnya, diantaranya adalah tando atau tupai bersayap yang bisa terbang,” ucap Uking kepada HR Online, Kamis (4/12/2019).

Sayangnya, kata Uking, salah satu satwa langka ini jarang menampakkan diri, apalagi saat wisawatan sedang membludak.

Lanjut Uking, tupai terbang atau tando ini biasanya muncul sore hari. Dia menyebut hanya orang beruntung yang bisa melihat tando di kawasan Taman Wisata Alam ini.

“Kalau banyaknya itu, diperkirakan ada 20 ekor tando,” terangnya.

Binatang Langka di Taman Wisata Alam Pangandaran
Salah satu binatang langka yang ada di Cagar Alam Pangandaran. Foto: Dok BKSDA Pangandaran.

Selain tando yang jarang menampakan diri, ada juga jenis satwa langka bernama tupey terlarang. Binatang ini juga sangat jarang menampakkan dirinya di hadapan para wisatawan.

“Tapi kalau binatang lain seperti lutung, monyet dan landak bisa dan mudah ditemui, kalau lutung, monyet, dan landak ini kan memang jumlahnya banyak,” kata Uking.

Uking berpesan agar tidak mengganggu dan merusak apapun saat masuk ke kawasan Taman Wisata Alam Pangandaran. 

“Jangan diganggu, apalagi dirusak, karena baik pohon ataupun binatangnya hampir seluruhnya dilindungi oleh undang-undang,” pungkasnya. (Entang/R7/HR-Online)

Loading...