Mengusir Ular dari Rumah Bukan dengan Garam, Begini Seharusnya!

Cara Mengusir Ular dari Rumah
Koko saat menunjukkan ular peliharaannya. Foto: Istimewa

Mengusir ular dari rumah memang menjadi sesuatu yang mengerikan bagi sebagian orang. Mengusir ular pun banyak caranya, bahkan sampai tidak masuk akal.

Sebelum lebih jauh, mengetahui kelompok reptil yang tidak memiliki kaki dan memiliki tubuh panjang ini juga sangat penting.

Diketahui, dalam Wikipedia disebutkan, semua jenis ular masuk dalam satu ordo, yakni serpentes. Selain itu, ular juga masuk dalam ordo squamata atau reptil bersisik, ini hampir sama dengan kadal meski berbeda.

Dari sisi habitat, ular dikenal hewan yang cukup sukses hidup dan berkembang di berbagai tempat, baik hutan, daratan, air, gurun, sawah, kebun hingga di pemukiman warga. Makanya orang akan mengusir ular dari rumah ketika masuk ke wilayah mereka.

Meskipun mereka berhasil berkembang di berbagai tempat, namun ular faktanya tidak dapat menembus daerah yang dingin, seperti di puncak gunung atau di kutub.

Hubungan antara ular dan manusia sangat dipengaruhi berbagai keyakinan yang cukup beragam, baik dikembangbiakkan maupun diambil manfaatnya untuk bidang kesehatan. Di sisi lain, eksploitasi ular juga terus dilakukan oleh manusia dengan banyak alasan.

Mengusir Ular dari Rumah

Cara mengusir yang dilakukan oleh sebagian orang cukup beragam, baik karena merasa takut, merasa terancam, hewan ternaknya dimangsa serta lainnya.

Jika dilihat dari sisi kehidupan di alam, keberadaan ular menunjukkan bahwa ekosistem itu berjalan baik. Namun, bila ular itu masuk ke dalam rumah, sebaiknya Anda jangan langsung membunuhnya.

Tidak membunuh ular adalah salah satu bagian upaya agar ekosistem di alam berjalan dengan baik. Pun sebaliknya, jika pembunuhan ular secara besar-besaran akan mengganggu ekosistem yang juga membuat rugi manusia.

Menurut salah satu pecinta reptil asal Lakbok Ciamis, Seri Harmoko, ada beberapa langkah untuk mengusir ular dari rumah dengan aman. Berikut adalah cara penangannya ketika masuk ke tempat tinggal Anda atau saat Anda menjumpai ular.

Tetap Tenang

Saat menghadapi ular, kondisi seseorang sangat penting. Ketenangan ketika menangani ular sangat berperan besar untuk melakukan langkah selanjutnya. Sebab, secara sadar dan terkontrol akan bisa melakukan hal yang tidak membahayakan.

Jangan Ceroboh atau Gegabah

Bila menangani dan mengusir dengan cara ceroboh, bisa jadi akan menjadi boomerang bagi seseorang.

Sebab, ular akan merasa terancam dan akan mengeluarkan jurus andalannya untuk melindungi dirinya sendiri, seperti menggigit, mengeluarkan racun maupun melilit yang dianggap musuhnya.  

Biarkan Cari Jalan Sendiri

Saat masuk ke dalam rumah, upayakan menutup ruangan atau celah yang dapat membuat ular itu terjebak di dalam. Berikan jalan dan usir secara pelan-pelan agar tidak menjadi agresif.

Mengusir Ular Bukan pakai garam

Mengusir ular dari rumah yang salah kaprah dilakukan sebagian orang menggunakan garam. Biasanya mereka menggunakan garam ditaburkan ke sekitar rumah agar ular tidak masuk.

Namun kenyataannya, kata pria yang akrab dipanggil Koko, ular tidak takut dengan garam. Justru yang takut dengan garam adalah jenis hewan yang berlendir, seperti bekicot atau pun lintah.

Ketika ular masuk ke ruangan Anda, sebaiknya hindari kontak langsung dengan ular. Hal ini untuk meminimalisir bahaya yang ditimbulkan dari ular itu sendiri.

Namun, Anda perlu mengusir ular dengan menggunakan kayu atau bambu maupun alat yang panjang. Ini digunakan untuk mengambil ular dan menjauhkan dari lingkungan masyarakat.

Tidak sedikit saat orang mengusir ular dari rumah yang terkena gigitan, bahkan hingga kasus meninggal dunia. Untuk masalah ini, Koko menganjurkan untuk melakukan imobilisasi sesuai dengan standar WHO, dan penanganan selanjutnya untuk menghubungi medis. (Muhafid/R6/HR-Online)