Menuju Smart City, Ini yang Dilakukan Diskominfo Kota Banjar

Dalam rangka mengaplikasikan Banjar menuju Smart City, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Banjar, Jawa Barat, saat ini tengah membangun Data Center untuk mengelola dan memonitor jaringan internet di OPD lingkup Pemkot Banjar, sehingga nantinya terpusat di Diskominfo.
Dalam rangka mengaplikasikan Banjar menuju Smart City, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Banjar, Jawa Barat, saat ini tengah membangun Data Center untuk mengelola dan memonitor jaringan internet di OPD lingkup Pemkot Banjar, sehingga nantinya terpusat di Diskominfo. Photo : Ilustrasi.

Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Dalam rangka menerapkan Banjar menuju Smart City, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Banjar, Jawa Barat, saat ini tengah membangun Data Center untuk mengelola dan memonitor jaringan internet di OPD lingkup Pemkot Banjar, sehingga nantinya terpusat di Diskominfo.

Smart City merupakan pengembangan serta pengelolaan kota yang memanfaatkan teknologi informasi guna menghubungkan, mengendalikan, dan memonitor sumber daya yang ada dalam kota menjadi lebih efektif, efisien, guna memaksimalkan pelayanan pada masyarakat serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Kepala Diskominfo Kota Banjar, Sunarto, SH., M.Si., melalui Kepala Bidang Informatika, Hary Permana, ST., mengatakan, Data Center merupakan bagian penting dari infrastruktur teknologi infomasi pada Dinas Kominfo.

Fasilitas tersebut menyediakan infrastruktur yang handal, aman, dan baik guna menyampaikan sistem informasi lingkup Pemerintah Kota Banjar. Mengingat konektivitas serta integrasi data di era industri 4.0 sangat dibutuhkan.

“Data Center di Kota Banjar sudah berjalan. Kami masih terus melengkapi kebutuhan-kebutuhan perangkatnya, juga mengoptimalkan SDM, dan yang dikerjakan saat SKP online Dinas Kepegawaian. Minggu depan Simda Perencanaan dari Bappeda masuk untuk diusulkan di Data Center Kominfo,” terang Hary, kepada HR Online, Selasa (10/12/2019).

Selain Data Center, pihaknya juga memfasilitasi internet desa. Tahun 2019 ini baru dua desa yang sudah difasilitasi, sedangkan untuk desa lainnya tahun depan sudah bisa difasilitasi semua.

Program internet desa selain dalam rangka mengaplikasikan Smart City, juga untuk mendukung Desa Digital yang diprogramkan oleh Gubernur Jawa Barat.

Konsep Smart City sendiri membuat pelayanan pemerintah bisa lebih cepat dan berdampak kepada masyarakat. Karena teknologi bukan hanya milik orang kota, tapi sekarang ini sudah bisa diakses di pedesaan.

Selama di desa tersebut terakses jaringan internet, maka masyarakat di pedesaan pun bisa terakses, dan tentunya dapat meningkatkan produktivitas daerahnya serta daya saing ekonomi. (Eva/R3/HR-Online)

Loading...