Pemerintah Daerah Didorong Buat Layanan E-Katalog

Penerapan e-katalog
Seminar nasional meningkatkan pelayanan publik pengadaan barang dan jasa di era digital Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Tekhnik (STIT) Kota Banjar. Foto:Muhlisin/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Pengadaan barang dan jasa cukup menentukan keberhasilan pelayanan publik, dan memerlukan kompetensi sumber daya manusia yang memadai sebagai pengelola, salah satunya melalui layanan e-katalog.

Layanan tersebut seiring perkembangan teknologi digital yang saat ini masuk ke berbagai sendi-sendi kehidupan masyarakat.  

Hal itu dikatakan Kepala Biro Umum dan Keuangan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah, Permana Hendrawangsa, usai mengisi acara seminar nasional meningkatkan layanan publik pengadaan barang dan jasa di era digital di Kampus STIT Bina Putera Kota Banjar, Jawa Barat, Sabtu (7/12/19).

Menurutnya, melalui penggunaan layanan e-katalog dalam proses pengadaan barang dan jasa hasilnya lebih efektif dan efisien karena ada transparansi.

“Tadi saya sampaikan perlu didorong untuk pemerintahan di daerah menggunakan layanan e-katalog lokal, dan itu juga saya sampaikan ketika mengisi acara di tempat lain,” kata Permana.

Selain itu, kata Permana, dapat menghidupkan dunia usaha skala kecil dan menengah sehingga pengusaha kecil yang ada di daerah bisa berkembang.

“Kalau ada e-katalog, produk lokal yang dibutuhkan pemerintah kan bisa masuk di sana dan itu termasuk dari tujuan adanya pengadaan barang dan jasa,” katanya lagi.

Sejauh ini, lanjut Hermawaman, penerapan e-katalog untuk pengadaan barang dan jasa sudah banyak digunakan di berbagai daerah. Selain lebih nyaman dan proses pelayanannya lebih transparan ketika ada audit, juga tidak terkendala masalah karena ada nilai transparansi.

“Sekarang sudah banyak Pemerintah Daerah yang menerapkan, dan untuk e-katalognya sendiri ya menyesuaikan. Kalau pengadaan barangnya bersifat nasional ya tentu pakai e-katalog nasional. Begitu pun sebaliknya untuk pengadaan barang bersifat lokal tentu menggunakan e-katalog lokal,” jelasnya.

Upaya Penerapan E-Katalog

Sementara itu, terkait upaya penggunaan e-katalog untuk layanan pengadaan barang dan jasa, Ojat Sudrajat, Inspektur inspektorat Kota Banjar mengatakan, pihaknya mengaku akan berupaya menyampaikan kepada Pemerintah Daerah  agar penerapan e-katalog bisa direalisasikan.

“Kalau sudah ada regulasinya kenapa tidak. Itu juga kan termasuk amanat kebijakan pengadaan barang dan jasa harus menghidupkan dunia usaha skala kecil menengah yang ada di daerah. Itu harapan yang akan diupayakan,” katanya.

Saat dikonfirmasi pengawasan inspektorat ketika terjadi pelanggaran dalam pengadaan barang dan jasa dan, Ojat menyebut pihaknya lebih fokus memeriksa pada OPD yang bersangkutan. Selain itu, pihaknya  menindaklanjuti permasalahan ketika ada pengaduan tentang apa yang perlu diperbaiki.

“Kami mengawasi itu kan berdasarkan PKPT. Untuk kegiatan proyek besar mereka sudah ada pengawasan dari eksternal, dari BPK. Jadi kami lebih fokus pada audit ketaatan,” pungkasnya. (Muhlisin/R6/HR-Online)

Loading...