Peringatan Maulid Nabi di Madrasah Al Mubarok Ciamis Sambil Sosialisasikan Magrib Mengaji

Kegiatan pengajian dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW digelar warga dan pengurus madrasah Al Mubarok di Dusun Cikatomas, Desa Handapherang, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis
Kegiatan pengajian dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW digelar warga dan pengurus madrasah Al Mubarok di Dusun Cikatomas, Desa Handapherang, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis. Foto : Jujang/HR.

Berita Ciamis (harapanrakyat.com),- Kegiatan pengajian dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW digelar warga dan pengurus madrasah Al Mubarok di Dusun Cikatomas, Desa Handapherang, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Sabtu (07/12/2019) malam.

Kegiatan tersebut diisi dengan penampilan kreasi seni santri Al Mubarok dan grup hadroh Hubbun Nabiy Al Mustofha, Pondok Pesantre (Ponpes) Darul Maarif Imbanagara, Kabupaten Ciamis, juga dimeriahkan oleh rombongan dari Mahalul Qiyam Al-Ghuroba.

Kegiatan dalam peringatan Maulid Nabi yang didukung penuh oleh BKPD Lakbok, serta Wisata Mandiri Sayang Kaak Ciamis itu sekaligus menjadi ajang sosialisasi gerakan Magrib Mengaji yang dicanangkan Bupati Ciamis tahun 2019 ini.

Kegiatan yang bertema “Dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, mari kita giatkan magrib mengaji”, dihadiri puluhan warga beserta para orangtua santri.

Adapun mubaligh yang mengisi acara pengajian yakni, ustad Ilman Jam’an, yang juga Sekretaris Forum Santri Indonesia (FSI) Kabupaten Ciamis.

Dalam ceramahnya, ustad Ilman mengajak para orang tua santri dan masyarakat yang hadir agar bisa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, dengan meneladani sifat-sifat Rasullullah Muhammad SAW.

“Saya juga minta orang tua anak agar mengarahkan anak-anaknya untuk rutin mengikuti kegiatan magrib mengaji,” kata Ilman.

Sementara itu, salah satu orang tua santri Al-Mubarok, Taufan Nugraha, mengaku dirinya sangat menyambut baik adanya sosialisasi langsung gerakan magrib mengaji ini.

“Saya harap masyarakat mendukung dan mensukseskan program gerakan magrib mengaji, dengan mengarahkan anaknya agar mengikuti kegiatan magrib mengaji di madrasah yang ada di lingkungan masing-masing,” kata Taufan. (Jujang/R3/HR-Online)

Loading...