Perpusda Kota Banjar Ajak Lurah dan Kades Hidupkan Perpustakaan Desa

Dalam rangka menumbuhkan minat dan budaya membaca di kalangan masyarakat, lurah dan kepala desa di Kota Banjar diharapkan bisa menghidupkan serta merevitalisasi Perpustakaan Desa.
Acara sosialisasi minat dan budaya membaca Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kota Banjar. Foto:Muhlisin/HR.

Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Dalam rangka menumbuhkan minat dan budaya membaca di kalangan masyarakat, Lurah dan kepala desa di Kota Banjar diharapkan bisa menghidupkan serta merevitalisasi Perpustakaan Desa.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kota Banjar, Jawa Barat, Obang Subarman, didampingi Kabid. Perpustakaan, Kokom Komala, saat acara Sosialisasi Budaya Membaca dan Revitalisasi Perpustakaan Desa tingkat Kota Banjar Tahun 2019, di Aula Toserba Pajajaran, Jum’at (06/12/2019).

“Kami ingin kepala desa dan kelurahan memaksimalkan perpustakaan desa dan kelurahan dikelola dengan baik, untuk memotivasi budaya membaca masyarakat,” kata Subarman, kepada HR Online, usai kegiatan.

Ia juga menjelaskan, pihak Perpusda Kota Banjar sudah mempunyai 50 titik pelayanan perpustakaan, bekerjasama dengan program Kampung KB dan pemerintah desa.

Selain itu, Perpusda juga sudah membuat layanan perpustakaan digital dengan meluncurkan e-Pusda Kota Banjar. Situs tersebut bisa diakses dengan mudah dan dapat dijangkau semua kalangan masyarakat.

“Kades dan lurah bisa menyikapi dan mengelola sarana yang ada sebagai upaya peningkatan sumber daya manusia melalui budaya membaca,” jelasnya.

Subarman menambahkan, sebetulnya untuk pengelolaan perpustakaan desa sudah diatur dalam Surat Edaran Walikota Banjar, agar menjadi perhatian pemerintah desa dengan menganggarkan dari dana desa.

Pengelolalan itu meliputi pelayanan bahan perpustakaan, promosi budaya membaca, intensif bagi pengelola perpustakaan, dan penyediaan ruang atau gedung perpustakaan.

“Jadi, sebetulnya untuk pengelolaannya sudah diatur dalam Perwalkot, tinggal pelaksanaanya yang harus maksimal,” tandas Subarman.

Sementara itu, Yadi Taruna, mewakili Karang Taruna Kota Banjar, berharap ada sinkronisasi kerjasama dari pihak pemerintah desa untuk bersama-sama meningkatkan sumber daya masyarakat melalui budaya membaca.

“Tentu kami menyambut positif dan siap bekerjasama menghidupkan perpustakaan desa,” kata Yani.

Acara sosialisasi tersebut diikuti oleh kepala desa/lurah dan Camat se-Kota Banjar, dengan menghadirkan pemateri mantan Walikota Banjar dua periode, yaitu DR. dr. H. Herman Sutrisno, MM. (Muhlisin/R3/HR-Online)

Loading...