Pinbas MUI Edukasi UMKM di Padaherang Pangandaran

Pinbas MUI
Pelatihan Pinbas MUI untuk para pelaku UMKM di Kecamatan Padaherang, Pangandaran, Sabtu (7/12/2019).

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),– Pusat Inkubasi Bisnis Syariah atau Pinbas MUI pusat menggelar pelatihan untuk mengedukasi pelaku UMKM yang ada di Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Sabtu (7/12/2019).

Selain pelaku UMKM, peserta juga berasal dari perangkat desa. Masing-masing desa di Kecamatan Padaherang mengirimkan 3 orang perwakilannya untuk mengikuti pelatihan dari Pinbas MUI ini.

Pelatihan Pinbas MUI ini juga dihadiri oleh Kabid UMKM Dinas Perindagkop Pangandaran, Tina, Sekmat Padaherang dan Muspika Kecamatan Padaherang. Sementara Drs Agus Wustho, direktur Pinbas MUI dan Darmawan Wijaya S.Ag selaku Kepala Divisi Pinbas MUI ditunjuk sebagai narasumber.

Agus Wustho mengatakan, edukasi seperti ini merupakan hal yang sangat penting mengingat di lapangan pelaku UMKM banyak yang gulung tikar.

“Untuk itu dengan edukasi yang Pinbas berikan hari ini, bisa bermanfaat dan bisa membangkitkan para pelaku UMKM yang ada di Padaherang, Kabupaten Pangandaran pada umumnya,” kata Agus saat ditemui HR Online di lokasi acara.

Lanjut Agus, Pinbas ini bertujuan memberikan motivasi kepada para pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan dalam berbisnis.

“Edukasi ini juga dilakukan agar para pelaku UMKM bisa tahan banting dalam menghadapi resiko, karena resiko itu pasti ada di berbagai bidang usaha,” terang Agus.  

Agus berharap melalui edukasi Pinbas ini para pelaku UMKM melek akan dunia usaha internasional.

“Intinya para pelaku usaha mesti melek IT, hal tersebut bertujuan agar produk yang dibuat oleh UMKM bisa dijual melalui internet,” katanya.  

Selain itu, menurut Agus, dengan menjual sebuah produk UMKM dengan memanfaatkan IT, maka secara tidak langsung para pengusaha UMKM sudah menarik dolar ke tanah air.

Hal senada disampaikan oleh Tina, Kabid UMKM Disperindagkop Pangandaran. Tina menerangkan, saat ini ada 10.800 pengusaha yang terdatat di Dinas Perindagkop Pangandaran.

“Untuk pengusaha kecil dan menengah ke atas ditangani oleh Provinsi, sementara di usaha mikro yang paling menonjol saat ini, terutama di Pangandaran adalah usaha mikro kuliner,” terangnya. (Entang/R7/HR-Online)

Loading...