Siap-siap! Memasuki Musim Penghujan, Ciamis Siaga Bencana

rumah tertimpa pohon
Rumah seorang ustad yang tetrimpa pohon duku. Foto: Jujang/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),– Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ciamis, mengimbau masyarakat Ciamis siaga bencana.

BPBD Ciamis meminta warga mewaspadai ancaman bencana alam memasuki musim penghujan ini. Pasalnya, musim hujan berbagai bencana kerap terjadi dan menimpa masyarakat.

Seperti bencana angin puting beliung, yang kerap menumbangkan pohon dan menimpa rumah warga. Bencana banjir, longsor dan pergerakan tanah juga mesti diwaspadai.

Seperti bencana akibat hujan deras disertai angin kencang yang menimpa Ciamis dan sekitarnya, pada Senin (2/12/2019) lalu. Beberapa rumah di kecamatan Ciamis dan Sadananya rusak akibat tertimpa pepohonan.

Kepala Pelaksana BPBD Ciamis, HM Soekiman mengatakan, untuk mengantisipasi bencana alam akibat hujan beberapa hal perlu diperhatikan masyarakat.

Pertama kata dia, untuk meminimalisir banjir, diharapkan warga bisa swadaya membersihkan saluran air dari sampah agar tidak menyumbat, mengeruk saluran air yang dangkal serta menormalkan tanggul-tanggul air yang dibuat di musim kemarau.

“Selain itu, untuk pemukiman yang berada di bantaran sungai agar ikut memantau dan mewaspadai bila ada retakan di bantaran sungai dan melaporkan ke pihak pemerintah setempat,” ujarnya, Selasa (3/12/2019).

Baca Juga: Hujan Disertai Angin, Rumah Seorang Ustad di Ciamis Tertimpa Pohon Duku

Sementara untuk mengantisipasi bencana akibat angin puting beliung, Soekiman meminta kesadaran masyarakat untuk memangkas atau memohon dahan dan pohon yang sekiranya lapuk agar tidak menimpa bangunan.

Selain itu, Ciamis siaga bencana bagi yang berada di daerah rawan pergerakan tanah, bila terjadi retakan tanah agar menutupnya dan memadatkanya.

“Untuk masyarakat yang tinggal di daerah kemiringan 40 derajat, sebaiknya pengolahan lahanya dengan lahan kering dan tidak dengan lahan basah,” tandasnya. (Jujang/R7/HR-Online)

Loading...