Situs Streaming Indoxxi Ditutup Awal 2020, Penggemar Drakor Pasti Kecewa

Situs streaming Indoxxi ditutup awal 2020
Situs streaming Indoxxi ditutup awal 2020. Photo: Net/Ist.

Situs streaming Indoxxi ditutup awal 2020, penggemar drakor (drama Korea) yang suka nonton lewat situs tersebut dipastikan bakal kecewa. Pengumuman situs streaming Indoxxi ditutup awal 2020 langsung muncul di halaman situs film ilegal tersebut.

Situs streaming Indoxxi dalam pengumumannya mengaku sangat berat harus menutup apa yang dilakukannya, sekaligus mengucapkan terima kasihnya kepada semua pengguna setianya. Penutupan penayangan film di website Indoxxi akan dimulai 1 Januari 2020.

Kemkominfo RI sebelumnya mengatakan bakal memblokir situs penyedia layanan hiburan ilegal, baik film maupun musik. Termasuk situs streaming Indoxxi ditutup awal 2020.

Kemkominfo RI Gandeng Kemenkum-HAM

Untuk mengatasi peredaran karya secara ilegal, Kemkominfo RI bekerjasama dengan Direktorat Hak Kekayaan Intelektual Kemenkum-HAM, penegak hukum, serta asosiasi industri kreatif.

Sekarang ini Kemkominfo baru akan memberlakukan pemblokiran pada situs streaming film ilegal, sambil mencari solusi untuk memberikan efek jera terhadap situs-situs ilegal lainnya di kemudian hari.

Dirjen Aptika Kemkominfo, Samuel Abrijani, mengatakan bahwa, di era digital ini, kekayaan hak cipta harus dilindungi. Karena jika tidak, nanti orang akan malas berkreasi.

Dalam pengumumannya, Indoxxi pun beralasan serupa, dan keputusannya pun untuk mendukung serta memajukan kembali industri kreatif Indonesia.

Selain itu, Kemkominfo juga mengakui kalau pemberangusan situs streaming film yang ilegal cukup merepotkan dirinya. Sebab, pengelola situsnya pun seolah “kucing-kucingan”, dan berganti alamat supaya tidak ketahuan pemerintah.

63 Persen Konsumen Online Indonesia Akses Torrent Ilegal

Berdasarkan survey yang dilakukan YouGov untuk CAP (Coalition Against Privacy), tercatat ada 63 persen konsumen online di Indonesia suka mengakses situs streaming (torrent ilegal) saat menikmati konten premium.

Sekitar 29 persen di antaranya memakai perangkat ISD (tv box ilegal) yang isinya berbagai macam aplikasi ilegal, dan memberi akses ke sejumlah konten chanel TV bajakan dan video-on-demand.

TCL

Biasanya penyedia ISD menggunakan tarif langganan, tetapi harganya murah. Aplikasi terpopuler ada di kalangan pengguna ISD.

Aplikasi tersebut juga sangat populer di antara mereka yang menoton video bajakan dari kalangan muda. Terdapat 44 persen konsumen video bajakan, mulai dari usia 18 sampai 24 tahun mengaku menggunakan Indoxxi Lite.

APFI Sayangkan Prilaku Pengguna Internet

Chand Parwez, dari APFI, mengaku bahwa dirinya kaget sekaligus menyayangkan atas perilaku pengguna internet di Indonesia.

Chand Parwez juga mengatakan, pencurian konten tak bisa diisi atau dipungkiri bahwa hal telah mencederai industri kreatif Indonesia dengan cara mengambil sang pencipta konten.

Selain itu, General Manager Coalition Against Privacy, Neil Gane, mengatakan, ada bahaya malware lantaran situs ataupun layanan ilegal sering didompleng kriminal siber yang bertujuan menyebarkan program jahat. (Eva/R3/HR-Online)

Loading...