SPIP Tercatat pada Level 3, Kabupaten Pangandaran Terima Penghargaan dari BPKP Jawa Barat

Kabupaten Pangandaran Menerima Penghargaan
H Adang Hadari, Wakil Bupati Pangandaran saat menerima penghargaan dari BPKP Jawa Barat. Foto: Madlani/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),– Pemerintah Kabupaten Pangandaran menerima Penghargaan Maturitas Penyelenggara SPIP dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah Provinsi Jawa Barat.

Kabupaten Pangandaran tercatat menerima penghargaan Maturitas untuk penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) pada level 3 atau Terdefinisi.

Pada level 3 ini, Pemkab Pangandaran sudah melaksanakan lima sub unsur kriteria penilaian SPIP yaitu penilaian terhadap lingkungan pengendalian, penilaian resiko, kegiatan pengendalian, informasi dan komunikasi, juga unsur pemantauan.

Penghargaan diterima langsung oleh Wakil Bupati Pangandaran, H Adang Hadari pada Acara Seminar Asosiasi Auditor Intern Pemerintah Indonesia (AAIPI) Wilayah Jawa Barat, bertempat di Aula Edelweis Perwakilan BPKP Propinsi Jawa Barat Bandung, Jumat (6/12/2019).

Inspektur Inspektorat Kabupaten Pangandaran Apip Winayadi, mengatakan, Kabupaten Pangandaran mendapat penghargaan Maturitas penyelenggaraan SPIP level 3. 

“Artinya Pemkab Pangandaran sudah melaksanakan lima sub unsur kriteria penilaian SPIP yang berada di level 3 tersebut,” jelas Apip Winayadi kepada awak media, Jum’at (6/12/2019).

Lebih lanjut Apip Winayadi mengatakan, penilaian yang dikeluarkan merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2018 tentang SPIP, sebagaimana ditetapkan dalam pedoman, Peraturan Kepala BPKP No. 4 Tahun 2016.

“Penilaian Mandiri Maturitas SPIP yang dikeluarkan BPKP Pusat  menunjukkan penilaian Maturitas Penyelenggaraan SPIP Kabupaten Pangandaran Tahun 2018 telah memenuhi karakteristik level 3 atau Terdefinisi,” kata Apip lagi.

Masih menurut Apip, nilai yang diraih Kabupaten Pangandaran hasilnya memuaskan yakni mencapai angka 3.0375 atau turun sebesar 0.8739 dari hasil Self Assessment penilaian maturins penyelenggaraan SPIP dangan nilai sebesar 3.9114.

“Kita daerah yang baru, namun hasil penjaminan kualitas menunjukkan nilai maturitas penyelenggaraan SPIP Pemerintah Kabupaten Pangandaran semakin matang,” katanya.

Apip Winayadi menambahkan, tingkat maturitas penyelenggaraan SPIP merupakan kerangka kerja yang memuat karakteristik dasar dan menunjukkan tingkat kematangan penyelenggaraan SPIP yang terstruktur  berkelanjutan.

“Ada beberapa tingkat maturasi penyelenggaraan SPIP yakni mulai tingkat 0 atau belum ada, level 2 atau rintisan, level 3 terdefinisi, level 4 terkelola dan terukur, yang terakhir level 5 yaitu optimal,” jelasnya.

Penilaian tingkat maturasi penyelenggaraan SPIP dilaksanakan oleh BPKP yang merupakan instansi pembina penyelenggaraan SPIP, serta Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) yang memiliki peran sebagai quality assurance dan konsultan SPIP.

“Penilaiannya telah ditetapkan melalui Peraturan Kepala BPKP Nomor 4 Tahun 2016 tentang Pedoman Penilaian dan Strategi Peningkatan Maturasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah,” kata Apip lagi.

Apip Winayadi juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh stakeholder atas peran aktifnya, juga atas dukungan dan komitmen yang sangat tingi dari Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran, sehingga Kabupaten Pangandaran menerima penghargaan tersebut.

“Kita dapat meraih level 3 sama dengan kabupaten/kota yang berumur puluhan tahun. Semoga tahun mendatang Kabupaten Pangandaran bisa meraih level 4 yaitu terkelola dan terukur,” pungkasnya. (Madlani/R7/HR-Online)

Loading...