Ada Meteor Menuju Bumi, Satu Diantaranya Hantui New York

Ada Meteor Menuju Bumi
Ilustrasi Ada Meteor Menuju Bumi. Foto: Istimewa

Di awal tahun 2020 ini, publik dikejutkan dengan kabar yang memberitahu bahwa ada meteor menuju Bumi. Bukan hanya satu, akan tetapi ada tiga meteor.

Kabar ini menyeruak setelah ada ledakan dan kilatan hijau yang dilaporkan pada Minggu, 29 Desember 2019. Ledakan ini terjadi di wilayah Saratoga, New York.

Ada Meteor Menuju Bumi

Sheriff Michael Zurlo menyebut ada tiga meteor yang mengarah ke Bumi. Dalam fenomena ini, NASA membutuhkan waktu beberapa hari untuk menelitinya.

Dalam selang waktu tersebut, NASA baru bisa menjelaskan apakah semua meteor yang terdeteksi akan menyebabkan ledakan dan membahayakan Bumi.

Terkait ada meteor menuju Bumi, warga New York menjadi saksi ledakan yang diduga satu dari ketiga meteor tersebut. Saat terjadi ledakan, tak kurang 30 panggilan yang dilakukan ke 911 pada Minggu malam, tepatnya pukul 10.45.

Panggilan ini sumbernya dari Edinburg, Galway, Greenfield, Providence, Milton dan Ballston Spa. Hal ini sebagaimana yang dijelaskan oleh deputi sheriff.

Mulanya, panggilan ini diduga hanya karena ada transformator yang meledak. Namun karena banyak laporan yang masuk, tentu masalahnya bukan sesepele itu.

Selain dugaan transformator yang meledak, pihak berwenang juga sempat mengira bahwa ledakan tersebut kemungkinan karena ada pesawat di udara. Namun karena faktor cuaca, jadi tak ada.

Pihak berwenang sebenarnya juga memberitahu pangkalan angkatan laut Milton Barat, namun ternyata tidak ada aktivitas yang dilakukan kala itu. Kemungkinan ada meteor menuju bumi yang jatuh waktu itu belum terprediksi.

Mengetahui fakta tersebut, Dinas Cuaca Nasional pun dikerahkan untuk menelitinya. Mungkin saja ledakan berasal dari guntur atau kilat. Akan tetapi, hal tersebut juga tak membuahkan hasil.

Hingga pada akhirnya Valerie Rapson selaku direktur Dudley Observatory di Siena College, Loudonville, menyebut bahwa ledakan tersebut kemungkinan adalah meteor.

Sebagaimana penjelasan Valerie Rapson, fenomena tersebut karena ada batu logam besar (meteor) yang masuk dan kemudian meledak di atmosfer.

Ledakan ini bukan hanya menerangi langit hijau saja, akan tetapi juga mengguncang rumah karena saking kerasnya. Tak heran jika berita ada meteor menuju Bumi langsung jadi sorotan dunia.

Dalam penjelasannya, Valerie Rapson juga menyebut bahwa fenomena ini tak mudah untuk diprediksi kapan datangnya.

Ketika memasuki atmosfer pun, batuan yang jatuh pecah bisa hancur menjadi ratusan serpihan kecil. Hal ini dikarenakan kekuatannya yang memang dahsyat.

Himbauan untuk Masyarakat

Kabar yang menyebut ada meteor menuju Bumi tentu saja mencuri perhatian dunia. Dimana yang satu meteor diduga telah meledak di langit New York.

Dari ledakan satu meteor tersebut, tercipta fenomena astral yang sangat mengerikan. Dentumannya bisa dirasakan kala itu. Tak heran jika masyarakat mulai panik dan khawatir.

Namun, meski sulit diprediksi dan kekuatannya dahsyat, Valerie Rapson menegaskan agar masyarakat tak gugup setelah mendengar beritanya.

Sebagaimana yang dijelaskannya, NASA senantiasa melakukan pengawasan terhadap segala kemungkinan meteor besar yang mendekat.

Hasilnya, dalam waktu dekat ini tak terdeteksi ada meteor yang mengancam. Masyarakat pun bisa bernafas lega karenanya.

Asteroid yang Mendekati Bumi 2019

Terlepas dari kabar yang menyebut ada meteor menuju Bumi di tahun 2020 ini, tahun 2019 kemarin NASA juga pernah mengatakan bahwa ada asteroid yang mengarah ke planet kita.

Fenomena menegangkan ini terjadi pada tanggal 1 Oktober 2019. Masyarakat dibuat panik dengan fenomena ini karena bukan hanya satu asteroid saja, akan tetapi ada empat.

Adapun keempat asteroid tersebut yaitu 2019 SM8, 2019 SE8, 2019 SD8, dan 2018 FK5. Asteroid ini berhasil dideteksi oleh para astronom di Mount Lemmon Observatory, Arizona.

Posisi asteroid yang mendekati Bumi ini dikategorikan berpotensi bahaya. Hal ini dikarenakan bisa menjadi ancaman di masa depan ketika orbit bersinggungan dengan planet Bumi.

Meski begitu, masyarakat tak perlu cemas. Dibalik potensi bahaya tersebut, jarak asteroid ke Bumi terbilang masih aman. Untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan planet Bumi pun, NASA terus berupaya yang terbaik.

Sebisa mungkin NASA akan melindungi Bumi dari resiko bertabrakan dengan asteroid maupun benda ruang angkasa lainnya yang berpotensi membahayakan.

Hal ini pun juga dilakukan NASA saat ada meteor menuju Bumi. Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban bagi kita untuk mengapresiasi upaya yang dilakukan NASA dan pihak terkait lainnya dalam menjaga Bumi. (R10/HR-Online)