Air di Planet Mars Menghilang dan Menjadi Fokus Penelitian Ilmuwan

Air di Planet Mars
Penampakan Air di Planet Mars. Foto: Istimewa

Air di planet Mars diperkirakan tiba-tiba saja lenyap. Hal ini langsung menimbulkan banyak pertanyaan mengapa air yang ada di planet bisa hilang?

Hal ini tentunya menjadi pertanyaan besar bagi semua ilmuwan. Mengingat planet Mars juga memiliki beberapa sumber air.

Perlu diketahui bahwa planet Mars dulunya memiliki kandungan air yang cukup melimpah. Hingga pada akhirnya menjadi planet merah yang bisa dibilang begitu kering.

Sumber Air di Planet Mars Raib Secara Bertahap

Planet Mars merupakan planet yang berada di urutan ke empat setelah Bumi. Artinya, planet Mars ini memang berdekatan dengan Bumi.

Hampir semua planet telah mendapat penelitian akan adanya tanda kehidupan. Begitupun dengan planet Mars yang diperkirakan tidak memiliki tanda kehidupan.

Planet yang berwarna merah ini memang memiliki kadar temperatur panas yang cukup tinggi. Sehingga kemungkinan adanya tanda kehidupan sangatlah sedikit.

Namun banyak fakta yang tidak diketahui oleh orang mengenai planet Mars. Sebelum menjadi kering, planet Mars memiliki banyak sumber air.

Air di planet Mars bahkan berupa hamparan laut dan danau. Bahkan ada beberapa sungai di planet Mars.

Inilah yang menjadi bukti bahwa ada tanda kehidupan di planet Mars. Namun fakta ini didapat sekitar miliaran tahun yang lalu.

Fakta yang lebih mengejutkan adalah pihak NASA pernah menemukan sumber air yang ada di planet Mars. Kurang lebih telah ditemukan 8 sumber air tersebut.

Penelitian ini memuat delapan tebing erosi yang sudah terpapar. Tebing tersebut diselimuti oleh es murni yang cukup tebal.

Sumber air ini ditemukan di bagian utara planet Mars. Lebih tepatnya berada di garis lintang planet Mars.

Penemuan ini membuktikan bahwa dulunya planet Mars memang bisa dihuni. Beberapa waktu lalu pun memang masih ada sumber air yang tersisa.

Kemudian ada sebuah penemuan sumber air di bagian lain planet Mars. Penemuan ini terkait dengan adanya ketebalan lapisan air es di Mars yang belum diketahui ukurannya.

Namun air tersebut pun tiba-tiba menghilang. Hilangnya molekul itu akhirnya diteliti oleh para ilmuwan.

Para ilmuwan tentunya mencari tahu apakah penyebab hilangnya molekul air tersebut. Hingga bagaimana proses hilangnya molekul air yang ada di planet Mars.

Hilangnya Air di Planet Mars

Hilangnya molekul air ini tentunya sangat membuat penasaran. Apalagi dulunya Mars merupakan planet yang kaya akan molekul air. Proses hilangnya molekul air ini bisa dikatakan lebih cepat dari perkiraan.

Bahkan hilangnya molekul ini juga terjadi secara bertahap. Mulai dari faktor sinar matahari yang dapat mengubah molekul air. Molekul air tersebut nantinya akan berubah menjadi atom hidrogen dan oksigen.

Tidak hanya itu saja, apabila terjadi badai maka sumber air juga akan hilang. Kemudian planet Mars akan menjadi kering dan gersang.

Penyebab lain hilangnya air di planet Mars adalah gaya gravitasi yang lebih rendah dari Bumi. Hal ini membuat planet Mars tidak bisa menahan air yang ada.

Sehingga air yang terkandung di dalam planet bisa hilang begitu saja. Hal ini pula yang menyebabkan mengapa air di planet merah bisa hilang lebih cepat.

Namun para ilmuwan masih tetap melakukan penelitian terkait dengan molekul yang ada di planet Mars. Karena belum dapat dipastikan bahwa air tersebut hilang menguap atau yang lainnya.

Sehingga para ilmuwan masih meneliti lebih lanjut mengenai proses hilangnya air di planet tersebut. Eksplorasi ini diharapkan mampu menjadi jawaban mengenai raibnya air di permukaan Mars.

Hilangnya air ini memang cukup mengejutkan. Hal ini dikarenakan Mars memang dikenal sebagai planet gersang dan kering.

Namun molekul air seharusnya masih ada meskipun terserap ke inti planet. Namun kini hanya tertinggal sisa sumber air tersebut.

Meskipun sampai saat ini masih ditemukan adanya lapisan es yang membeku di permukaan Mars. Namun hal itu belum menunjukkan bagaimana proses hilangnya air di planet tersebut.

Salah satu faktor yang paling kuat sebagai penyebabnya adalah air yang menguap. Uap air yang lari ke atmosfer ini bisa disebabkan oleh iklim panas di planet Mars.

Air di planet Mars akhirnya menguap ke atmosfer. Sehingga molekulnya hilang begitu saja. Meskipun masih meninggalkan sisa. (R10/HR-Online)