Rabu, Mei 18, 2022
BerandaBerita BanjarAlun-alun Langensari Banjar Semakin Sepi, Ada Apa?

Alun-alun Langensari Banjar Semakin Sepi, Ada Apa?

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Alun-alun Langensari Banjar semakin hari semakin sepi dari pengunjung. Para pedagang pun mulai gelisah karena pendapatan mereka mengalami penurunan, bahkan terbilang drastis.

Salah satu pedagang, Waras (70), mengaku sudah berjualan di kawasan Alun-alun sejak lama. Penghasilan ia pun kian hari justru bukannya meningkat, tapi malah semakin terjun bebas.

Waras menyebut, sepinya Alun-alun Langensari sudah berlangsung sejak 2 tahun terakhir. Para pengunjung yang biasanya nongkrong di pusat Kecamatan Langensari semakin berkurang.

“Kalau dulu lumayan mendingan daripada sekarang. Saat ini kalau habis 1 temos buat kopi saja sudah lumayan dan itu sangat bagus. Hari-hari biasa malah tidak habis karena saking sepinya,” kata

Selain itu, bapak 4 orang anak ini mengeluhkan pendapatan dagangannya yang sangat minim. Hasil jualannya itu hanya cukup untuk anaknya bersekolah.

“Sehari paling banter Rp 25.000 saya mah. Buat anak sekolah juga sudah habis. Dulu mending lah, kadang bisa dapat Rp 100 ribu dalam semalam. Kalau seperti ini terus ya pusing,” keluhnya.

Faktor sepinya pengunjung, kata Waras, selain karena cuaca juga karena sekarang semakin banyak nongkrong yang lebih representatif dan lebih nyaman. Sehingga para pedagang di kawasan alun-alun Langensari Banjar sebagian merasa kalah saing.

“Sekarang juga kan banyak kafe-kafe tuh, dari arah SMK Langensari ke sini saja sudah berapa, belum yang ada di sekitaran pasar hingga sekitar sini. Orang sekarang lebih suka nongkrong di tempat seperti itu, saya orang kecil ada uang dari mana bikin seperti itu,” ungkapnya.

Di sisi lain, Waras mengeluhkan sisi pengelolaan alun-alun yang kurang diperhatikan, sehingga alun-alun menjadi kurang terawat.

“Ini kan tanahnya belum jelas, jadi perawatannya juga jarang. Ya paling cuma 1 bulan sekali. Tanaman juga kurang dirawat, paling hanya dibersihkan saj,” ujarnya.

Waras mengaku, hasil dagangnya terkadang naik ketika ada acara yang digelar di Alun-alun, baik pengajian, salawatan maupun pentas musik.

“Padahal di Langensari kesenian-kesenian lumayan banyak. Padahal kalau ada 1 bulan sekali saja acara, pastinya lumayan ramai pengunjungnya. Tapi sekarang jarang, mungkin kurang dapat dukungan,” imbuhnya.

Hal senada juga dikatakan Ketua PKL Alun-alun Langensari, Jajang. Ia membenarkan bila akhir-akhir ini kawasan alun-alun semakin sepi pengunjung.  

Menurutnya, sepinya alun-alun karena di sejumlah daerah sekitar Langensari mulai ada tempat hiburan, seperti di Wanareja.

“Di Alun-alun Langensari Banjar kebanyakan pengunjung dari jauh. Jadi penyebabnya karena hujan, terus juga karena sudah banyak tempat hiburan,” pungkasnya. (Rizki/R6/HR-Online)

- Advertisment -