Antisipasi Banjir, Mata Hati Banjarsari Ciamis Bersihkan Sampah di Sungai Cikawasen

Mata Hati Banjarsari Ciamis Bersihkan Sampah
Komunitas Mata Hati Banjarsari membersihkan sampah yang menyumbat di bagian cekdam anak Sungai Cikawasen, yang berada di Dusun Kubangpari, Desa Ciherang, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Rabu (08/01/2019). Foto : dokumen Mata Hati

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Untuk mencegah terjadinya banjir, komunitas Lingkar Mata Hati Banjarsari, membersihkan sampah yang menyumbat di bagian cekdam anak Sungai Cikawasen, yang berada di Dusun Kubangpari, Desa Ciherang, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Rabu (08/01/2019).

Ketua Lingkar Mata Hati, Mohamad Abid Buldani mengatakan, kegiatan tersebut merupakan sikap kepedulian pihaknya terhadap lingkungan. Sekaligus membantu pemerintah dalam upaya penanganan dan pencegahan terjadinya banjir.

“Kegiatan ini murni kami lakukan dengan niat ingin memberikan contoh kepada masyarakat, agar mereka mau merubah perilaku untuk bersikap lebih peduli terhadap lingkungan,” katanya.

Menurut Abid, terjadinya banjir yang diakibatkan oleh luapan anak Sungai Cikawasen yang terjadi pada Selasa (07/01/2020) kemarin, merupakan dampak dari banyaknya sampah yang menyumbat aluran sungai. Sehingga, sungai menjadi dangkal dan terus meluap saat curah air hujan lebat.

“Seperti kita ketahui, banyaknya sampah alam seperti ranting ranting kayu dan bambu serta sampah rumah tangga, membuat alur sungai yang tersendat dan mampet,” ucapnya.

Sehingga, imbuhnya, saat hujan turun air tidak bisa terbuang dengan lancar dan akhirnya masuk ke pemukiman.

“Maka dari itu, kami mengajak kepada seluruh masyarakat agar lebih bersikap bijak untuk tidak membuang sampah ke selokan,” terangnya.

Menurutnya, penyumbatan serta penyempitan saluran menjadi salah satu persoalan yang harus segera diselesaikan. Maka dari itu, pihaknya berharap agar Pemerintah Kabupaten Cuamis melakukan pengerukan di sepanjang anak Sungai Cikawasen tersebut.

“Karena wilayah Kubangpari ini salah satu wilayah langganan banjir. Maka kami mengharapkan adanya upaya pemerintah untuk melakukan perbaikan sungai,” tuturnya.

Selain itu juga, terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar bisa merubah perilaku buruk. Jika perlu, katanya, terapkan peraturan yang dapat membuat efek jera terhadap pelaku pembuangan sampah yang sembarangan.

“Karena dalam sejatinya, sungai ini bukan lah tong sampah raksasa yang dapat digunakan untuk membuang sampah,” pungkasnya. (Suherman/R5/HR-Online)

Loading...