Aplikasi Trojan Shopper Teror Para Pembeli Online

aplikasi trojan shopper
Aplikasi Trojan Shopper teror para pembeli online. Foto: Ist/Net

Aplikasi Trojan Shopper yang sangat meresahkan kini mulai meneror para pelaku belanja online. Hal tersebut merupakan hasil penelitian dari keamanan siber Kaspersky.

Aplikasi ini melakukan penyamaran dengan memakai ikon ConfigAPK agar tidak terlihat pengguna. Jika layar ponsel telah terkunci, aplikasi ini akan memulai aksinya.

Aplikasi akan mengumpulkan informasi mengenai perangkat korban. Kemudian akan mengirimkannya ke server para pelaku kejahatan siber.

Waspada Aplikasi Trojan Shopper Teror Para Pembeli Online

Trojan Shopper banyak menarik perhatian para peneliti. Setelah kejahatan aplikasi tersebut menyebar dari penggunaan Layanan Aksebilitas Google.

Sebenarnya layanan digunakan sebagai alat bantu untuk orang disabilitas. Layanan ini dapat mengatur suara, kemudian membacakan konten aplikasi. Selain itu juga aplikasi dapat mengotomatisasi interaksi antarmuka para pengguna.

Sayangnya fitur ini menjadi ancaman berbahaya bagi yang mempunyai perangkat karena keusilan dari pelaku kejahatan siber.

Saat ini memang sudah menjadi trend dalam berbelanja online. Karena dirasa lebih praktis, mudah dan cepat.

Apalagi banyak toko online yang melakukan promo atau menawarkan sejumlah barang murah. Akan tetapi, dibalik itu semua terdapat virus berbahaya yang mengintai.

Aplikasi Trojan Shopper akan meneror pemilik perangkat dengan cara mengirimkan iklan yang tidak diinginkan.

Kemudian aplikasi ini akan meningkatkan pemasangan pada aplikasi belanja online. Dengan demikian, para pengiklan dan pengguna akan dikelabui atau terkecoh.

TCL

Aplikasi yang berbahaya ini juga terdapat di App Store. Dengan mudah muncul saat anda mengunduh, meluncurkan aplikasi serta meninggalkan ulasan palsu dengan mengatasnamakan pengguna.

Untuk itu, para pengguna dan pemilik merk harus selalu waspada. Karena para pengguna lebih memperhatikan ulasan saat memilih tempat belanja, sementara upaya para penjual akan melakukan promosi dan meningkatkan anggaran pada iklan.

Aplikasi Trojan Shopper juga mampu meningkatkan pemasangan dan peringkat pada aplikasi belanja yang sedang naik daun.

Selain itu juga akan menyebarkan iklan yang mengecoh para pengguna. Jadi, pada dunia online harus waspada dan jangan mudah untuk percaya.

Aktivitas Aplikasi Trojan Shopper

Aplikasi ini sangat canggih dan berbahaya. Informasi palsu dapat dengan mudah disebarkan melalui medsos para pengguna maupun platform lainnya oleh para pelaku kejahatan siber.

Informasi yang tidak jelas akan disebarkan melalui konten atau video di belakang Shopper yang berada di halaman pribadi akun pengguna.

Berdasarkan siaran pers yang dilakukan Kaspersky, aplikasi ini dapat melakukan banyak aktivitas sesuai dengan perintah. Diantaranya adalah menggunakan akun Facebook atau Google dari pemilik perangkat.

Hal ini dilakukan untuk mendaftar pada hiburan yang populer ataupun aplikasi belanja. Termasuk diantaranya adalah Lazada, Zalora, AliExpress, Shein, Jomm, Likee dan Alibaba.

Kemudian aplikasi Trojan Shopper juga akan meninggalkan ulasan atas nama pemilik perangkat di Google Play. Jika aplikasi ini memeriksa layanan aksebilitas dan tidak diizinkan, maka kemungkinan akan mengirim permintaan phising.

Kejahatan lain yang dilakukan aplikasi ini adalah membuka tautan yang telah diterima server, kemudian menyembunyikan dari menu aplikasi jika beberapa layar telah diblokir.

Anda juga perlu memeriksa keamanan pada aplikasi dari Google Play Store sebelum mengunduhnya. Karena, tidak menutup kemungkinan aplikasi ini akan mematikan Google Play Protect pada fitur yang sedang melakukan pemeriksaan keamanan tersebut.

Aplikasi ini juga akan membuat label di menu aplikasi dan akan menyebarkan iklan di sana. Kemudian iklan juga akan ditampilkan saat membuka blokir pada layar perangkat.

Membuka dan mengunduh beberapa aplikasi yang diiklankan oleh Google Play juga memungkinkan untuk dilakukan aplikasi berbahaya ini.

Aksi Penyamaran Sebagai Aplikasi Sistem

Aplikasi Trojan Shopper dapat melakukan interaksi dengan sistem dan aplikasi setelah mendapatkan izin menggunakan pelayanan. Hal lain yang dapat dilakukan adalah mengambil data dan meniru gerakan dari pengguna.

Sampai saat ini belum diketahui tentang cara aplikasi ini dapat menyebar. Para peneliti dari Kaspersky mempunyai pendapat jika penyebaran dapat dilakukan dengan cara diunduh oleh pengguna dari toko aplikasi atau iklan palsu dan mencoba untuk mendapat aplikasi yang resmi.

Penyamaran sebagai aplikasi sistem dilakukan untuk menyembunyikan diri dari pengguna. Selain itu juga memakai ikon sistem ConfigAPK dari pengguna.

Agar anda terhindar dari ancaman aplikasi Trojan Shopper, maka harus selalu waspada. Hindari untuk memasang aplikasi dari sumber yang kurang terpercaya. (R10/HR-Online)

Loading...