Jumat, Agustus 19, 2022
BerandaBerita TerbaruMakanan yang Dibakar Ternyata Berbahaya! Ini Tips Menetralisirnya!

Makanan yang Dibakar Ternyata Berbahaya! Ini Tips Menetralisirnya!

Tahukah Anda jika makan makanan yang dibakar ternyata tidak baik untuk kesehatan. Makan olahan ini bukan saja akan menghilangkan kandungan nutrisinya, namun juga bisa memicu berbagai penyakit berbahaya. Tapi terdapat cara untuk menetralisirnya.

Pergantian tahun umumnya dilakukan dengan pesta hidangan bakar-bakaran. Baik dengan membakar ikan atau membuat sate dari daging ayam atau sapi. Jika Anda mengkonsumsi makanan olahan ini setahun sekali sih bukan masalah.

Namun, jika Anda termasuk pecinta kuliner makanan yang diolah seperti contoh sate dan sejenisnya, sebaiknya hati-hati. Ternyata ada bahaya yang mengintai dibalik kenikmatan makanan yang diolah dengan dibakar.

Ini Dia Bahaya Makanan yang Dibakar

Banyak orang yang belum mengetahui apakah makanan yang dibakar bisa menyebabkan kanker dan berbahaya untuk kesehatan. Yuk cari tahu apa saja bahaya dan efeknya yang sebaiknya Anda tahu.

Kandungan Gizi Ikut Terbakar

Makanan yang diolah dengan cara dibakar ternyata dapat menghilangkan kandungan gizi yang terdapat di dalamnya. Api yang menyentuh makanan yang diolah berefek pada kandungan nutrisi yang ada.

Selain akan menghilangkan kandungan gizi, interaksi api dengan makanan juga bisa mengubah komposisi nutrisi. Apalagi jika asap (karbon) dari proses pembakaran yang menempel pada makanan bisa menjadi racun bagi tubuh.

Selain dengan cara dibakar, diolah dengan cara dipanggang pada suhu tinggi juga berisiko menghilangkan kandungan gizi yang ada. Karena itu sebaiknya pemanggangan dilakukan pada suhu rendah agar matangnya merata.

Meningkatkan Kerja Lambung

Mengkonsumsi makanan jenis ini bisa meningkatkan kerja lambung. Kerja lambung yang makin berat akan memicu peningkatan produksi asam lambung. Penderita sakit maag dan gangguan lambung sangat disarankan tidak makan bakar bakaran.

Bahaya Cacing yang Tertinggal

Olahan dengan cara dibakar ternyata tidak menjamin higienitasnya. Cacing atau telurnya yang terdapat di dalam daging yang dibakar tidak merata bisa tetap hidup dan tentunya berbahaya untuk tubuh.

Bahaya Kandungan Hidrokarbon

Mengolah makanan dengan menggunakan arang atau kayu sebagai bara api justru dapat membentuk hidrokarbon dan sejumlah partikel berbahaya. Jika dikonsumsi, tentunya bisa berbahaya untuk kesehatan Anda.

Memicu Tumbuhnya Sel Kanker

Proses pembakaran makanan dengan api ataupun panggang dengan suhu tinggi sama-sama berisiko kanker. Hal ini karena kandungan proten dalam daging atau ikan yang berubah menjadi senyawa karsinogenik.

Jika senyawa karsinogenik ini dikonsumsi dan masuk ke dalam tubuh, maka bisa mengganggu komposisi DNA. Hal ini yang akan memicu tumbuhnya sel-sel kanker yang tentunya sangat berbahaya untuk kesehatan.

Menetralisir Makanan yang Dibakar

Tak sedikit orang yang ternyata menyukai kuliner yang diolah dengan cara dibakar. Nah, tanpa mengenyampingkan hobi, terdapat cara menetralisir makanan ini agar tidak merugikan kesehatan tubuh.

Gunakan Daging Tanpa Lemak

Pembentukan senyawa karsinogenik terjadi karena protein makanan bereaksi terhadap pembakaran. Begitu juga paparan panas dengan suhu tinggi pada proses pemanggangan.

Untuk menekan risiko timbulnya karsinogenik, Anda sebaiknya menggunakan ikan atau daging tanpa lemak. Ikan lebih cepat matang sedangkan daging tanpa lemak bisa mengurangi terbentuknya karsinogenik.

Gunakan Bumbu Tanpa Lemak

Dalam mengolah makanan dengan proses dibakar, sebaiknya menggunakan bumbu alami tanpa mengandung lemak. Daging atau ikan yang akan dibakar sebaiknya direndam bumbu terlebih dahulu. Perendaman juga mampu meredam banyak senyawa kimia yang berbahaya.

Hati-hati Saat Membakar

Risiko yang berbahaya sebenarnya justru terletak pada kegiatan atau proses saat membakar. Apalagi jika membakar makanan dilakukan dengan asal-asalan, bukan saja asapnya yang besar dan banyak, namun juga matangnya sering tidak rata.

Karena itu, untuk meminimalisir risiko, sebaiknya usahakan minim asap saat membakarnya. Sebab dari asal inilah yang menyebabkan timbulnya senyawa karsinogenik yang bisa menyebabkan kanker.

Itulah berbagai bahaya makanan yang dibakar yang sebaiknya diwaspadai. Meskipun berisiko, tak ada salahnya Anda sesekali mengkonsumsinya asalkan tidak terlalu sering. (R9/HR-Online)