Bahaya Penyedap Rasa Makanan yang Sering Tak Disadari

penyedap rasa makanan
Ilustrasi penyedap rasa makanan. Foto: Istimewa

Tak sedikit orang yang ragu atau bertanya tentang bahaya penyedap rasa makanan yang sering digunakan saat memasak. Ternyata banyak yang masih belum mengetahui dampak atau bahaya penyedap rasa. Padahal, jika dikonsumsi berlebihan, bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan.

Penyedap rasa umumnya ditambahkan pada masakan untuk meningkatkan kelezatan rasanya. Penyedap ini ada yang bersifat alami karena dibuat dari tanaman atau hewan. Ada juga penyedap rasa sintetis yang dibuat melalui proses kimiawi, seperti yang banyak dijual.

Saat ini ada banyak merk penyedap rasa yang dijual di pasaran. Begitu juga jenis rasanya yang beragam, dari rasa ayam, sapi atau lainnya. Banyak orang yang menyukainya karena bisa menambah lezat masakan yang dibuat.

Penyedap rasa makanan juga dikenal dengan istilah micin, vetsin atau MSG (monosodium glutamate). Menurut sejarahnya, micin dibuat dari bahan alami. Namun karena kebutuhan pasar yang tinggi mendorong pelaku bisnis membuatnya melalui proses kimiawi.

Efek dan Bahaya Penyedap Rasa Makanan

Sejumlah penelitian menemukan efek buruk penggunaan micin secara berlebihan. Berikut ini berbagai dampak buruk dan bahaya penyedap rasa makanan yang sebaiknya anda tahu.

Menyebabkan Gangguan Jantung

Konsumsi micin secara berlebihan juga bisa memicu gangguan jantung. Makan penyedap rasa secara terus menerus bisa menyebabkan denyut jantung meningkat dan tidak teratur yang sebaiknya diwaspadai.

Meningkatkan Tekanan darah

Penelitian menemukan dampak konsumsi micin secara berlebihan juga bisa menyebabkan meningkatnya tekanan darah. Tingginya tekanan darah bisa memicu hipertensi dan gangguan lainnya.

Menyebabkan Kemandulan

Banyak ahli kesehatan yang menyarankan agar wanita tidak mengkonsumsi penyedap rasa makanan, khususnya jenis MSG. Konsumsi secara berlebihan kabarnya bisa menyebabkan kemandulan pada wanita.

Menimbulkan Gangguan Saraf

Konsumsi micin secara terus menerus juga bisa menyebabkan gangguan syaraf. Micin sintetis yang dibuat melalui proses kimia bisa memicu dan menyebabkan terganggunya keseimbangan neuro-transmitter pada syaraf.

Memicu Obesitas

Sejumlah penelitian juga menemukan efek penggunaan atau bahaya penyedap rasa makanan terhadap pankreas dan kadar gula darah. Hal ini akan merangsang nafsu makan sehingga menyebabkan kegemukan.

Menyebabkan Migrain dan Sakit Kepala

Sejumlah kasus yang dilaporkan dari orang yang selalu menggunakan micin dalam masakannya adalah timbulnya sakit kepala. Bahkan tak sedikit kasus sakit migrain yang makin parah akibat vetsin ini.

Menimbulkan Rasa Mual

Mengkonsumsi penyedap rasa makanan saat sedang sakit tak jarang juga menyebabkan rasa mual. Lidah orang sakit yang terganggu sebaiknya justru harus dijauhkan dengan micin agar tidak makin parah.

Buruk untuk Penderita Asma

Penggunaan micin dalam makan sebaiknya dihindari para penderita asma. Selain akan memperburuk kondisi sakitnya, konsumsi MSG dalam jumlah tertentu bahkan bisa segera memicu serangan asma yang makin berat.

Merusak Fungsi Hati

Konsumsi micin secara berlebihan juga bisa menyebabkan terganggunya fungsi hati. Tinggnya kandungan lemak trans dalam penyedap rasa makanan bisa menimbulkan penyakit perlemakan hati non alkohol yang berbahaya.

Menimbulkan Alergi

Tak sedikit kasus bahaya micin yang dilaporkan, khususnya berupa timbulnya alergi, seperti mual, muntah, gatal-gatal atau sakit kepala. Kandungan monosodium glutamat dalam micin dapat merangsang alergi, dari ringan hingga berbahaya tergantung imunitas tubuh.

Batas Konsumsi Penyedap Rasa Makanan yang Aman

Micin sebenarnya tak berbahaya jika dikonsumsi sekedarnya saja. Lantas berapa banyak sih batas konsumsi penyedap rasa yang aman?

Food and Drug Administration, sebuah lembaga kesehatan pemerintah Amerika Serikat pernah menetapkan tentang batas konsumsi micin yang aman, yaitu maksimal sebanyak 120 mg/kg berat badan/hari.

Jika berat badan Anda 50 kg, maka takaran konsumsi MSG atau micin bisa dihitung dengan rumus tersebut. Batasan ini sama dengan konsumsi aman untuk garam. 

Penyedap rasa juga terlarang untuk bayi yang umurnya belum genap 12 minggu atau 3 bulan. Pemberian micin juga harus ketat utamanya untuk anak-anak, remaja, pengidap asma dan penderita alergi.

Itulah berbagai dampak buruk dan bahaya penyedap rasa makanan yang sebaiknya diwaspadai. Konsumsi micin sebaiknya dibatasi atau gunakan yang alami atau yang lebih aman tanpa mengurangi rasa lezat masakan yang dibuat. (R9/HR-Online)

Loading...