Banner Tuntutan Kades Banjarsari Ciamis Harus Diganti, Enggan Diturunkan Pemasangnya

Banner Tuntutan Kades Banjarsari Ciamis Harus Diganti Enggan Diturunkan Pemasangnya
Panitia Pilkades Banjarsari, Kabupaten Ciamis, melakukan klarifikasi terhadap pelaku pemasangan banner bertuliskan "Tahun 2020 Kepala Desa Banjarsari Ganti", yang terpasang di Alun-alun Banjarsari, Jumat (17/1/2020). Foto:Suherman/HR

Berita Ciamis (harapanrakyat.com).- Terkait adanya banner bertuliskan “Tahun 2020 Kepala Desa Banjarsari Ganti”, yang terpasang di Alun-alun Banjarsari, Ciamis, Jawa Barat, Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Banjarsari, langsung melakukan pengecekan dan klarifikasi terhadap pelaku pemasangan banner, Jumat (17/1/2020).

Pemasang banner tersebut diketahui bernama Wahyu, salah seorang pedagang yang mempunyai kios di lokasi Alun-alun Banjarsari.

Saat dimintai keterangannya oleh panitia Pilkades, Wahyu secara terang-terangan mengaku, dirinya yang sengaja memasang banner tersebut. Dia pun dengan tegas enggan untuk menurunkan banner yang telah terpasang.

“Kenapa saya harus turunkan, ini kan bentuk apresiasi saya dalam menyambut Pilkades nanti. Terkait ada yang tersinggung itu hak mereka. Namun dalam hal ini saya jelas tidak ada unsur apapun, cuma secara pribadi memang saya ingin ganti Kepala Desa, apa itu salah,” ujar Wahyu.

Dirinya membantah, jika pemasangan banner tersebut dilakukan Wahyu untuk mencari sensasi apalagi masalah.

“Kenapa harus dipermasalahkan coba. Yang masang ini saya, saya juga yang membuat banner ini, dan tidak ada yang ngemodalin. Ini murni dari kantong pribadi saya, biaya pembuatan bannernya juga, terus isinya juga kan itu hanya ganti Kepala Desa, apa salah?,” tegasnya.

Dia pun mengingatkan, siapa saja yang ingin menurunkan banner tersebut, harus meminta ijin dulu kepada dirinya.

“Siapapun yang terpilih jadi Kades nanti itu namanya ganti, andaipun incumbent yang jadi, kan tetap saja ganti, jadi pimpinan baru lagi,” jelasnya.

Klarifikasi dan Berikan Pemahaman

Sementara itu, Ketua Panitia Pilkades Banjarsari, Ace Supriatna mengaku sengaja menemui pemasang banner tersebut, dengan tujuan untuk klarifikasi dan memberikan pemahaman.

“Dalam hal ini kita sebagai panitia jelas bersikap netral. Kami saat ini menemui pak Wahyu untuk di berikan pemahaman,” ujarnya.

Hanya saja lanjut Ace, orang yang bersangkutan secara tegas menolak menurunkan banner yang telah terpasang.

Pihaknya pun tidak bisa berbuat tegas dan melakukan penindakan. Pasalnya, belum ada aturan yang mengatur tentang kasus ini. Apakah kasus ini masuk kedalam pelanggaran atau tidak, pihaknya belum mempunyai keterangan aturan mana yang harus digunakan.

“Karena belum adanya aturan itulah, kami juga tidak bisa menurunkan banner ini, jadi kami hanya memberikan saran kepada pemasang,” ungkapnya.

Namun tambah Ace, pihak panitia Pilkades Banjarsari tetap mengimbau kepada masyarakat, agar tidak terpancing dengan situasi seperti saat ini.

“Harapan kami, Pilkades di Banjarsari bisa berjalan mulus aman dan damai, jadi kepada masyarakat mari kita bersikap dewasa dan jangan mudah terprovokasi oleh siapun,” pungkas Ace. (Suherman/R8/HR Online)

Loading...