Sabtu, Mei 21, 2022
BerandaBerita BanjarBencana di Kota Banjar, BPBD Catat 288 Rumah Rusak Akibat Angin...

Bencana di Kota Banjar, BPBD Catat 288 Rumah Rusak Akibat Angin Kencang

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),– Bencana di Kota Banjar, Jawa Barat pada Selasa (29/1/2020) lalu mengakibatkan ratusan rumah rusak. Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kota Banjar, rupanya tidak hanya mengakibatkan pohon tumbang.

Hal itu dikatakan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar, Dedi Suardi saat dikonfirmasi HR Online via WhatsApp, Jum’at (31/1/20).

“Dari data sementara yang sudah masuk ada ratusan rumah dan beberapa fasilitas umum rusak akibat angin puting beliung,” kata Dedi Suardi.

Lanjut Dedi menyebutkan, dari ratusan rumah yang rusak itu, 203 diantaranya mengalami rusak ringan, 47 rumah rusak sedang dan 36 rumah dengan kategori rusak berat.

Adapun data persebarannya meliputi 212 rumah rusak di Kecamatan Pataruman, 42 rumah di Kecamatan Purwaharja, 11 rumah di Kecamatan Langensari dan 23 rumah di Kecamatan Banjar.

“Jumlah total sampai saat ini ada 288 rumah yang rusak dan paling parah ada di Kecamatan Pataruman,” jelasnya.

Baca Juga: Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Pohon Tumbang Tutup Jalur Kereta Api di Kota Banjar

Untuk meminimalisir bencana di Kota Banjar seperti pohon tumbang dan bencana lainnya di musim penghujan ini, BPBD mengimbau masyarakat melalui Desa/Kelurahan untuk mendata pohon-pohon yang berpotensi membahayakan.

“Semua harus waspada, masyarakat melalui desa/kelurahan bisa melaporkan ke pihak yang berwenang seperti Dinas Lingkungan Hidup atau Bina Marga agar dilakukan pemangkasan pohon,” imbaunya.

Warga Kota Banjar Diimbau Waspada

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah usai giat bhakti bersama Polres Banjar, Wakil Walikota Banjar, H. Nana Suryana, mengingatkan masyarakat agar tetap waspada, terlebih intensitas hujan mulai tinggi.

Menurutnya, hujan deras disertai angin kencang tersebut cukup mengagetkan warga Kota Banjar. Nana menyebut angin kencang biasanya terjadi di kawasan Langensari.

“Kemarin sudah ditinjau dan diadakan pendataan oleh BPBD, tinggal nanti menunggu koordinasi lebih lanjut. Semua harus tetap waspada,” kata Nana Suryana.

Terkait banyaknya pohon tumbang, menurutnya hal itu disebabkan karena akar pohon tidak mencapai ke tanah sehingga tidak kuat menahan terjangan angin kencang, dan akhirnya roboh.

Untuk antisipasi bencana di Kota Banjar, Pemkot akan mendorong dinas terkait agar melakukan pemangkasan pohon yang berpotensi tumbang, terlebih pohon yang berada di tepi jalan raya.

“Sebetulnya sudah diintruksikan ke Dinas terkait bahkan ke desa dan kelurahan. Ke depan agar dijadikan evaluasi ketika dilakukan penanaman,” pungkasnya. (Muhlisin/R7/HR-Online)

- Advertisment -