Selasa, Mei 17, 2022
BerandaBerita CiamisBukan Candi, Batu Susun di Blok Rompe Ciamis Bentukan Alam

Bukan Candi, Batu Susun di Blok Rompe Ciamis Bentukan Alam

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),– Keberadaan batu susun di Blok Rompe, tepatnya di Desa Sukaraharja, Kecamatan Lumbung, Kabupaten Ciamis, menyita perhatian banyak orang.

Batu tersebut semula diduga merupakan candi peninggalan Kerajaan Galuh. Namun, hasil penelitian menunjukkan batu susun tersebut merupakan bentuk dari batuan beku vulkanik.

Eddy Sunarto, Kepala Seksi Cagar Budaya dan Permuseuman Provinsi Jawa Barat, menegaskan, batu susun di Blok Rompe Ciamis itu hanyalah batu biasa yang terbentuk secara alami.

“Sama sekali bukanlah candi seperti selama ini beredar,” ujar Eddy, Kamis (30/1/202).

Dikatakan Eddy, batu susun tersebut terbentuk lantaran proses alami geoglogis. Sementara garis-garis yang membentuk batu seolah bersusun diyakaini sebagai hasil erosi.

“Dari penelitain yang kami lakukan, rekahan yang ada di antara batu itu terbentuk dari proses alami, dinding batu yang seolah bersusun akibat dari longsoran alami yang terus menurus, akibatnya terlihatlah batu yang tampak tersusun rapi,” ungkapnya.

Hasil penelusuran juga menunjukkan, bebatuan yang berada di blok Rompe itu memanjang mulai dari Timur Laut sampai Barat Daya. “Jenis dan susunannya terlihat sama,” katanya.

Baca Juga: Dikenal Angker, Batu Susun di Ciamis Diduga Peninggalan Bersejarah

Meskipun begitu, Kepala UPTD Pengelolaan Kedudayaan Daerah Provinsi Jawa Barat, Erick Henriana, mengatakan batu susun di Ciamis tersebut harus diselamatkan.

“Dari hasil penelitian memang bukan candi peninggalan Kerajaan Galuh, namun tetap harus diselamatkan,” ucapnya.

Penyelamatan kawasan batu susun di Ciamis itu harus dilakukan, lantaran ada temuan lain di kawasan Blok Rompe.

“Sekitar 2,5 kilometer dari kawasan batu susun Blok Rompe, tim arkeolog menemukan adanya Arca Polinesia. Diduga temuan arkeologis ini merupakan peninggalan pada masa Kerajaan Pajajaran,” jelas Erick.

Erick menambahkan pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemda Ciamis untuk penelitian lebih lanjut. Selain itu, Balai Arkeologi juga akan dilibatkan untuk menelusuri lebih jauh penemuan arkeologis di Kawasan Blok Rompe tersebut.

Sebelumnya, batu susun di Ciamis tersebut sempat viral. Disbudpora Ciamis bahkan berencana menjadikannya sebagai destinasi wisata. (Ndu/R7/HR-Online)

- Advertisment -