Desain Rumah Ramah Lingkungan dan Hemat Energi

Desain Rumah Ramah Lingkungan
Desain Rumah Ramah Lingkungan. Foto: Istimewa

Desain rumah ramah lingkungan adalah salah satu bentuk dukungan untuk mengurangi dampak kerusakan lingkungan. Misalnya saja, perubahan iklim yang ekstrem dan pemanasan global.

Untuk itu, perlu kita harus pandai-pandai dalam menghemat energi. Karena eksplorasi penggunaan energi dapat berdampak buruk bagi generasi penerus.

Inspirasi Desain Rumah Ramah Lingkungan

Dalam menghemat energi, dapat kita lakukan saat akan membangun atau merenovasi sebuah rumah. Konsep yang matang juga akan memberikan hasil terbaik dan efisiensi biaya.

Desain rumah ramah lingkungan mempunyai beberapa ciri. Diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Lokasi Tepat dan Efisien

Saat akan membangun sebuah hunian, sebaiknya memilih lokasi yang tepat. Hindari lokasi yang dekat dengan bantaran sungai, dekat area pembuangan sampah dan daerah resapan air.

Rumah yang dibangun di dekat lokasi pembuangan sampah akan berdampak mengalami pencemaran udara maupun air tanah.

Sementara jika rumah dibangun di daerah resapan air atau dekat bantaran sungai akan berpotensi mengalami banjir karena keberadaannya mengganggu siklus daur air.

Selain itu, sebaiknya jangan membangun rumah di kawasan industri, area terbuka hijau dan kawasan hutan lindung. Karena pemerintah tentunya tidak akan memberikan izin.

Berita Terkait: Desain Rumah Anti Banjir yang Bisa Anda Terapkan

Pembangunan juga harus mempertimbangkan jarak rumah dengan lokasi-lokasi penting, seperti sekolah, kantor dan pusat perbelanjaan.

Jika lokasi rumah kita dekat dengan tempat-tempat tersebut, maka jejak karbon dari aktivitas penduduk di bumi dapat diminimalisir. Pemanasan global akan semakin beresiko jika emisi karbon semakin tinggi.

2. Material Ramah Lingkungan

Pakailah bahan-bahan yang tepat untuk desain rumah ramah lingkungan. Produk yang baik akan mengurangi kontaminasi lingkungan.

Jika anda memanfaatkan produk lokal, maka akan mengurangi karbon emisi kendaraan dan transportasi lebih hemat.

3. Hemat Energi

Mendesain rumah yang ramah lingkungan akan lebih menghemat pengeluaran ataupun energi. Misalnya saja memaksimalkan pencahayaan dari cahaya matahari.

Desain rumah ramah lingkungan dibuat sedemikian rupa sehingga matahari dapat dipakai sebagai sumber pencahayaan utama di seluruh bagian rumah.

Jika lebih kreatif lagi, maka atap rumah dapat dipasang panel surya. Energi dari matahari dapat diserap dan diubah menjadi energi listrik.

Berita Terkait: Desain Kontemporer Properti Rumah untuk Meningkatkan Nilai Jual

Karena paparan sinar matahari yang masuk rumah banyak, maka suhu ruangan dapat menjadi lebih panas. Untuk meredam panas tersebut dapat diakali dengan memasang lapisan insulator pada bagian atap.

Material atap yang baik tidak akan berpotensi terlalu panas, sehingga rumah tidak membutuhkan pendingin ruangan yang dapat menghasilkan gas perusak lapisan ozon.

Jangan memakai material yang beresiko menimbulkan rumah semakin panas, seperti atap seng atau asbes.

Ventilasi yang cukup juga dibutuhkan untuk menjaga sirkulasi udara. Sehingga rumah akan selalu terasa sejuk dan tidak akan terasa panas.

4. Pengelolaan Limbah yang Baik

Sistem pengelolaan limbah yang baik diperlukan dalam menerapkan desain rumah ramah lingkungan. Untuk menghindari pencemaran udara, di rumah sebaiknya disediakan tempat penampungan sampah sementara lengkap dengan penutupnya.

Jika perlu, antara sampah organik dan anorganik dipisahkan. Kemudian untuk limbah yang berupa air, misalkan saja limbah dari kamar mandi atau wastafel, harus disalurkan ke sumur resapan.

Sumur sebaiknya dilapisi pasir atau batu kerikil dengan tujuan sebagai pemurni alami air. Karena, air hasil pemurnian tersebut akan diserap tanah di sekitar rumah.

5. Mempunyai Taman atau Area Terbuka Hijau

Untuk memberikan kesejukan pada rumah, anda perlu membuat taman pada halaman. Taman juga dapat meminimalisir polusi udara.

Jika anda tidak memiliki lahan sisa yang luas, maka dapat memanfaatkan atap rumah sebagai taman atau biasa disebut dengan istilah rooftop garden.

Taman di dalam ruangan bisa juga dibuat, siapkan pot kecil dan tanaman mini. Vertikal garden di dalam ruangan yang terbatas sangat cocok.

Berita Terkait: 5 Ide Rumah Pohon Artistik dan Tips Pembuatannya

Vertikal garden merupakan sistem menanam jenis tanaman tertentu dengan media seperti hidroponik yang ditata pada dinding atau sebuah tempat berbentuk seperti rak.

Area yang sempit akan indah dengan suhu yang lebih sejuk. Karena tanaman dapat menyerap polusi udara dan memberikan kesegaran.

Anda dapat menerapkan desain rumah ramah lingkungan dengan mendekorasi ulang seluruh bagian rumah. Dengan demikian, anda akan turut memberikan dampak baik kepada lingkungan.

Kehidupan di bumi pun akan lebih sehat. Sehingga generasi penerus dapat ikut menikmatinya kelak. (R10/HR-Online)

Loading...