Gejala Virus Corona yang Lagi Viral dan Cara Mencegahnya!

virus corona yang telah membuat geger masyarakat dunia
Virus corona yang telah membuat geger masyarakat dunia. Foto: Net/Ist.

Gejala virus corona yang telah membuat geger masyarakat dunia, dan cara mencegahnya penting bagi kamu untuk mengenalinya. Sebab, virus corona menyebar sangat cepat dan sudah menyebabkan kematian banyak orang di beberapa negara, terutama di China.

Dirangkum dari berbagai sumber, Senin (27/01/2020), menurut Centers of Disease Control and Prevention, virus corona masih keluarga dari virus penyebab penyakit pernafasan, seperti flu.

Penting untuk bisa mengetahui gejalanya, karena pada beberapa kasus, virus ini bisa mengakibatkan penyakit saluran pernafasan bawah, seperti bronkhitis dan pneumonia.

Gejala Virus Corona dan Cara Mencegahnya

Gejala virus corona baru ini meliputi demam, batuk serta sulit bernafas. Baru-baru ini, sebuah studi menyebut bahwa gejala virus ini hampir sama dengan yang disebabkan SARS.

Namun, ada sejumlah perbedaan, yakni tidak ada gejala gangguan saluran pernafasan seperti sakit tenggorokan, bersin dan pilek.

Menular dari Manusia ke Manusia

Penting kenali gejala virus corona dan cara penularannya. Menurut (CDC) Centers of Disease Control and Prevention, dalam kasus terbatas, virus tersebut dapat menular dari manusia ke manusia.

Namun, penularan utamanya dari hewan ke manusia, seperti yang diungkap oleh DCD, bahwa virus corona dapat menyebar dari seseorang yang telah terinfeksi lewat udara, seperti dari batuk atau bersin.

Selain itu, bisa juga melalui sentuhan atau berjabat tangan, melalui benda yang menyentuh mulut, mata, atau hidung sebelum kamu mencuci tangan.

Mencegah Penyebaran Virus Corona

Penting kenali gejala virus corona, karena sampai saat ini belum ada vaksin yang bisa digunakan untuk virus corona.

Tetapi, kita masih bisa mencegah supaya virus tidak menyebar luas. Beberapa cara bisa kamu lakukan untuk mencegah penyebaran virus tersebut.

Cara untuk mencegah penyebaran diantaranya selalu menjalankan pola hidup sehat, sering cuci tangan pakai sabun dan air selama 20 detik.

Selain itu, pastikan pula tangan, jari dan kuku selalu bersih dari kuman, hindari menyentuh mulut, hidung atau mata dengan tangan yang kotor.

Kemudian, hindari kontak secara berdekatan dengan orang sakit, dan selalu gunakan masker.

Puluhan Orang Meninggal Dunia

Kenali gejala virus corona karena di sejumlah negara sudah banyak orang yang meninggal dunia akibat serangan virus tersebut.

The New York Times merilis, pada tanggal 25 Januari 2020, tercatat sudah hampir 1.300 kasus, dan terkonfirmasi sebanyak 41 kematian berhubungan dengan 2019-nCoV di China.

Kemudian, tanggal 24 Januari, di Amerika Serikat tercatat orang kedua seorang perempuan warga Chicago, telah dipastikan terjangkit virus corona.

Sedangkan, kasus pertamanya seorang pria warga negara bagian Washington. Kedua orang tersebut baru saja pulang dari kota Wuhan, China.

Menyebar di Beberapa Negara

Kenali gejala virus corona yang kasus pertamanya dilaporkan terjadi di kota Wuhan, China tanggal 31 Desember 2019.

Sejak itu menyebar ke beberapa negara lain, diantaranya Thailand, Republik Korea, Jepang, Amerika Serikat, Prancis, Australia, dan beberapa negara lainnya.

Fakta Terbaru Penyebaran Virus Corona

Sulit Bertahan di Luar Tubuh Manusia

Diketahui virus corona punya bentuk fisik bulat dengan ukuran 100-120 nanometer. Itulah alasannya pencegahan infeksi virus tersebut efektinya menggunakan masker, namun maskernya harus yang berpori lebih kecil di bawah 100 nanometer.

Host specific adalah sifat dari virus corona yang menyebar secara langsung dari manusia ke manusia melalui batuk atau bersin.

Penting untuk kenali gejala virus corona karena virus tersebut tidak akan stabil saat berada di udara, hanya bertahan 3 jam saja. Sehingga, penularannya lewat udara kemungkinannya kecil.

Menyerang Sistem Pernafasan

Dibandingkan virus lainnya, virus corona punya perbedaan bila dibandingkan dengan virus lainnya, karena virus ini mampu memberikan dampak fatal bagi pengidapnya.

Bahkan, jika pori-pori masuk ke paru-paru akan menyebabkan pneumonia yakni peradangan yang diakibatkan oleh virus dan mikroorganisme lainnya.

Kondisi tersebut membuat pertukaran oksigen jadi sulit, bahka pengidapnya pun dapat mengalami kegagalan pernafasan.

Masa inkubasi virus corona selama rentang waktu jam 02 WIB adalah 2-14 hari, sehingga kalau ada seseorang dicurigai terjangkit virus corona harus secepatnya diisolasi dan diobservasi.

Bisa Muncul Tanpa Gejala

Penting kenali gejala virus corona karena virus ini bisa muncul. Hingga sekarang penelitian virus corona masih terus dilakukan.

Sebagian besar yang dirasakan adalah sesak nafas, flu, batuk, dan demam. Para dokter melakukan penelitian di Hong Kong.

Orang yang terjangkit virus ini bisa saja mendadak sakit tanpa disertai gejala umum seperti pengidap sebelumnya.

Hal itu ditemukan pasca tim peneliti melaksanakan observasi kepada 6 anggota keluarga yang sebelumnya melakukan perjalanan ke Cina dari tanggal 15-16 Januari.

Terdapat satu dari enam anggota keluarga yang tidak pergi ke Cina, dan tidak mau menunjukkan kalau tubuhnya memiliki gejala virus corona.

Tetapi, ketika dilakukan pemeriksaan pada bagian paru-parunya tampak mengalami gangguan pernafasan. Artinya ia sebelumnya tidak pernah mengalami gejala umum seperti flu, batuk atau demam. (Eva/R3/HR-Online)

Loading...