Harga Cabai di Pasar Kota Banjar Merangkak Naik, Tembus Rp 70 ribu Per Kilogram

Harga Cabai di Pasar Kota Banjar
Salah seorang penjual sayur dan komoditas cabai saat menata barang daganganya. Foto: Muhlisin/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Musim penghujan membuat harga cabai di pasar Kota Banjar, Jawa Barat, mulai merangkak naik. Bahkan saat ini angka kenaikannya mencapai 50 persen.

Pen Pen (40), salah satu pedagang sayur di pasar Kota Banjar mengatakan, sudah hampir satu minggu ini harga cabai terus mengalami kenaikan.

Sekarang ini, lanjut Pen Pen, harga cabai merah jumbo dengan kualitas lokal sudah menginjak harga Rp 70 ribu per kilo gram. Padahal, sekitar satu minggu yang lalu harga masih berangsur normal di kisaran Rp 35 ribu per kilo gram.

“Sejak memasuki musim penghujan ini cabai merah jumbo naik jadi Rp 70 ribu. Padahal minggu kemarin masih Rp 35-40 ribuan,” kata Pen Pen kepada HR Online, Kamis (16/1/2020).

Dijelaskan dia, tidak hanya harga cabai merah jumbo yang naik, beberapa cabai jenis lainnya pun sama mengalami kenaikan.

Seperti cabai keriting yang sebelumnya Rp 40 ribu, saat ini harganya menjadi Rp 65 ribu. Selain itu, cabai merah kecil atau cengek sekarang menjadi Rp 65 ribu dan cengek hijau Rp. 30 ribu.

“Hampir semua jenis cabai semuanya naik. Perkiraan hingga satu bulan setengah ke depan akan terus mengalami kenaikan,” katanya.

Menurut Pen Pen, kenaikan itu dampak dari adanya pergantian musim, sehingga mengakibatkan pasokan barang terbatas dan kualitas barang menurun.

“Kemarin kan musim kemarau langsung musim hujan, kata petaninya juga banyak tanaman yang rusak kena hama makanya harganya jadi naik,” tuturnya.

Meski demikian lanjut Pen Pen, untuk melayani konsumen sampai saat ini belum ada upaya mengurangi stok persediaan barang.

“Kalau saya belum ada pengurangan stok, masih seperti biasa 2-3 kuintal per hari. Tapi, apabila naiknya nyampai 100 ribu, ya lihatin kondisi pasar sama yang belanja,” katanya.

Pedagang sayur lainnya, Dede (50), menambahkan, sebetulnya kenaikan harga bukan pada komoditas cabai saja.

Beberapa harga sayur dan bumbu dapur seperti bawang putih dan kentang juga mengalami kenaikan, hanya saja naiknya tidak begitu signifikan.

“Memang harga cabai yang paling banyak naiknya, untuk cabai merah saja sekarang saya jual Rp 70-75 ribu,” katanya.

Meski terus mengalami kenaikan, Dede berharap harga sayur terutama cabai dapat kembali normal agar tidak menambah biaya perbelanjaan dan pengurangan stok barang.

“Kalau bisa harganya stabil soalnya mau stok banyak kan takut rugi juga, apalagi musim hujan kualitas cabainya menurun cepat busuk,” harapnya. (Muhlisin/R5/HR-Online)

Loading...