Hidup Sebatang Kara, Pria Paruh Baya di Banjarsari Ciamis Ditemukan Tak Bernyawa di Rumahnya

Hidup Sebatang Kara, Pria Paruh Baya di Banjarsari Ciamis Ditemukan Tak Bernyawa di Rumahnya
Jasad pria paruh baya yang ditemukan meninggal dunia di rumahnya, di Dusun RT 03 RW 03 Desa/Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, dibawa ambulance untuk diperiksa di Puskesmas Banjarsari Minggu (19/1/2020). Foto:Suherman/HR

Berita Ciamis (harapanrakyat.com).- Seorang pria paruh baya yang hidup sebatang kara, ditemukan meninggal dunia di rumahnya, di Dusun RT 03 RW 03 Desa/Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat Minggu (19/1/2019) siang sekitar pukul 13.30 WIB. Kejadian tersebut sempat membuat geger masyarakat sekitar. Korban diketahui bernama H Undang Kurnasi (62).

Kapolsek Banjarsari, Kompol Sayimin saat di hubungi HR Online, membenarkan adanya pria paruh baya yang ditemukan meninggal di rumahnya.

“Setelah mendapat laporan dari warga, kami dari Polsek Banjarsari langsung ke lokasi kejadian untuk olah kejadian perkara,” ujarnya.

Kata Sayimin, korban pertama kali ditemukan oleh putranya Zaenal (40), yang tinggal di Dusun/Desa Kertahayu, Pamarican. Saat itu, anak korban (saksi) sengaja ingin berkunjung ke rumah bapaknya.

Namun, saat saksi ini memberi salam dari luar rumah, korban tak kunjung menyahut. Karena penasaran, saksi mengelilingi rumah korban yang nampak begitu sepi.

“Setelah mengintip dari kaca jendela, saksi melihat ayahnya sudah terlentang tanpa menggunakan pakaian,” kata Sayimin.

Saksi pun memberitahu tetangga terdekat, dan masuk ke dalam rumah. “Setelah didekati, ternyata korban sudah dalam kondisi meninggal dunia,” ucapnya.

Lebih lanjut Sayimin korban sempat dibawa ke Puskesmas Banjarsari untuk diperiksa oleh dokter. Dari hasil identifikasi serta pemeriksaan dari tim medis, tidak ada tanda-tanda bekas kekerasan di jasad korban, sehingga pihaknya langsung menyerahkan jasad korban ke pihak keluarga.

“Berdasarkan hasil keterangan dokter, diduga korban meninggal akibat serangan jantung. Hal ini diperkuat oleh keterangan keluarga, bahwa korban mempunyai riwayat penyakit jantung,” tandasnya. (Suherman/R8/HR Online)

Loading...