Hujan Disertai Angin Kencang, 2 Rumah Warga Jayaraksa Ciamis Tertimpa Pohon Tumbang

Hujan Disertai Angin Kencang, 2 Rumah Warga Jayaraksa Ciamis Tertimpa Pohon Tumbang
Rumah milik Bubun (36), di Dusun Cipeuteuy, RT 10 RW 03, Desa Jayaraksa, Kecamatan Cimaragas, Kabupaten Ciamis, rusak akibat tertimpa pohon karet yang tumbang saat hujan deras disertai angin kencang Rabu (29/1/2020) sore. Foto:Istimewa

Berita Ciamis (harapanrakyat.com).- Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Cimaragas, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Rabu (29/1/2020) sore, mengakibatkan dua rumah warga Desa Jayaraksa tertimpa pohon tumbang.

Rumah pertama yang tertimpa pohon milik Bubun (36), di Dusun Cipeuteuy, RT 10 RW 03, Desa Jayaraksa, Kecamatan Cimaragas. Rumah ukuran 5×12 meter milik Bubun rusak parah akibat tertimpa pohon karet.

Sementara itu, musibah pohon tumbang juga terjadi di Dusun Cikadu RT 16 RW 05, Desa Jayaraksa. Pohon albasia berukuran cukup besar menimpa bagian atap rumah milik Tarno (50) yang berukuran 5×10 meter.

Musibah pohon tumbang tersebut dibenarkan Kepala Desa Jayaraksa, Hj Aan Kusmayati. Dia mengatakan, kejadian pohon tumbang yang menimpa rumah warga terjadi sekitar pukul 16.15 WIB.

“Pohon yang tumbang tersebut diduga terbawa angin kencang saat hujan deras terjadi di wilayah Desa Jayaraksa,” ujarnya, kepada HR Online.

Beruntung, musibah tersebut tidak menimbulkan korban luka ataupun jiwa. Hanya kata Hj Aan, para korban mengalami kerugian material ditaksir mencapai jutaan rupiah.

“Rumah kedua warga rusak parah dibagian atapnya karena tertimpa pohon,” katanya.

Pasca kejadian, warga bergotong-royong mengevakuasi pohon tumbang tersebut dengan cara memotong-motong batang pohon yang menimpa atap.

Selain terjadi musibah pohon tumbang menimpa rumah warga, sebuah kandang ayam milik Almarhum H Kosasih di Dusun Cipeuteuy, RT 10 RW 03, Desa Jayaraksa, ambruk dan rata dengan tanah.

“Kandang ayam yang ambruk ini tertimpa pohon karet yang tumbang terbawa angin kencang, kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah,” tandas Hj Aan Kusmayati. (Jujang/R8/HR Online)

Loading...