Jelang Imlek, Kelenteng Hok Tek Bio Ciamis Dijaga Ketat Puluhan Personel Gabungan

Jelang Imlek, Kelenteng Hok Tek Bio Ciamis Dijaga Ketat Puluhan Personel Gabungan
Menjelang Imlek, sejumlah petugas Kepolisian dari Polres Ciamis tengah berjaga-jaga di sekitar Kelenteng Hok Tek Bio Ciamis, Selasa (21/1/2020). Foto:Jujang/HR

Berita Ciamis (harapanrakyat.com).- Menjelang perayaan Imlek yang jatuh pada Sabtu (25/1/2020), sedikitnya 80 personel gabungan dari Polres, Kodim 0613 dan Satpol PP Ciamis, melakukan penjagaan ketat di Kelenteng Hok Tek Bio Ciamis, Jawa Barat.

Kelenteng Hok Tek Bio Ciamis tersebut adalah satu-satunya tempat ibadah umat Konghucu yang tinggal di Kabupaten Ciamis, Banjar dan Pangandaran. Kelenteng yang terletak di jalan Ampera II nomor 17 tersebut sudah berdiri ratusan tahun lalu.

Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso, mengatakan, menjelang malam pergantian tahun baru Imlek, ratusan umat Konghucu akan memadati kelenteng Hok Tek Bio untuk melaksanakan sembahyang dan doa bersama.

“Kegiatan di kelenteng tersebut rencananya dilaksanakan hingga empat hari ke depan. Makanya, 80 personel gabungan dari TNI/Polri dan Satpol PP Ciamis kita siagakan untuk keamanaan klenteng hingga usai perayaan,” ujar Bismo Selasa (21/1/2020).

Kata Bismo, pengamanan kelenteng  dilakukan sebagai upaya memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga Ciamis yang akan melaksanakan ibadah jelang malam pergantian tahun baru Imlek.

“Kami imbau kepada semua pihak, agar bisa menjaga kedamaian dan kesejukan situasi Kamtibmas di Ciamis,” ungkapnya.

Pihaknya pun tak segan-segan akan menindak tegas siapa saja yang mengganggu ketertiban dan keamanan. “Kita akan tangkap siapa saja yang dengan sengaja melakukan kerusuhan,” tegasnya.

Sementara itu, penjaga Kelenteng Hok Tek Bio, Pi Cin menyebut, setiap tahun ratusan warga keturunan Tionghoa dari Ciamis, Banjar, Tasikmalaya dan Pangandaran, selalu

Kata dia, persiapan yang akan dilaksanakan menjelang Imlek yakni memandikan dan mengganti pakaian dewa penghuni klenteng. Kita juga memasang lilin dan lampion dengan nuansa warna merah yang menjadi ciri khas Imlek.

“Ratusan ummat Konghucu biasanya akan datang ke kelenteng mulai sore sampai malam hari. Sementara  acara puncaknya tengah malam yakni sembahyang doa kepada para leluhur,” katanya. (Jujang1/R8/HR Online)