Kamis, Agustus 18, 2022
BerandaBerita CiamisBerita BanjarsariKades Ciherang Ciamis Bantah Banjir Rendam Rumah Penduduk

Kades Ciherang Ciamis Bantah Banjir Rendam Rumah Penduduk

Berita Ciamis (harapanrakyat.com).- Hujan yang mengguyur wilayah kecamatan Banjarsari yang terjadi pada Senin (6/1/2020) malam, membuat air anak sungai Cikawasen meluap dan masuk ke pemukiman warga, di Dusun Kubangpari, Desa Ciherang, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Air bahkan sampai merendam pemukiman warga dengan ketinggian sekitar 30 sentimeter. Namun hal tersebut dibantah Kepala Desa Ciherang, Dedi Sugiarto. Menurutnya, kejadian luapan air dari anak sungai Cikawasen benar adanya. Namun tidak benar, jika banjir masuk hingga ke dalam rumah warga.

“Yang terjadi hanyalah banjir cileuncang dan hanya masuk pekarangan,  tidak sampai masuk ke dalam rumah apalagi merendam,” ujarnya kepada HR Online, Selasa (7/1/2020).

Dedi mengatakan, Dusun Kubangpari Desa Ciherang, memang menjadi salah satu wilayah langganan banjir setiap musim hujan tiba. Hal itu lantaran terjadinya penyempitan alur anak sungai, serta banyaknya sampah yang masuk ke area sungai.

Maka dari itu pihaknya berharap, ada upaya perbaikan saluran anak sungai dari pemerintah daerah, agar sungai bisa kembali normal dan tidak menimbulkan banjir.

Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan ke sungai. Hal ini karena berakibat buruk bagi lingkungan.

“Jika air sudah meluap siapa yang harus di salahkan. Makanya mari bersama-sama menjaga dan membersihkan sungai dari limbah limbah rumahtangga,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, hujan yang mengguyur wilayah kecamatan Banjarsari yang terjadi pada Senin (6/1/2020) malam, membuat air anak sungai Cikawasen meluap dan masuk ke pemukiman warga, di Dusun Kubangpari, Desa Ciherang, Kecamatan Banjarsari.

Berdasarkan informasi dari Forum Koordinasi taruna Siaga Bencana (FK Tagana) wilayah Banjarsari, sedikit nya ada 150 rumah yang terkena dampak banjir dengan ketinggian sekitar 20-30 sentimeter tersebut.

“Banjir ini di akibatkan adanya pendangkalan di bagian anak sungai Cikawasen. Air hujan yang masuk sungai ini tidak mengalir dan malah meluap masuk ke pemukiman warga” terang anggota FK Tagana Banjarsari Uju Suparman Selasa (7/1/2020). (Suherman/R8/HR Online)