Selasa, Mei 17, 2022
BerandaBerita CiamisMinim Guru PNS, Pengajar di SDN 3 Bangbayang Ciamis Didominasi Sukwan

Minim Guru PNS, Pengajar di SDN 3 Bangbayang Ciamis Didominasi Sukwan

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),– Guru PNS di SDN 3 Bangbayang, Desa Bangbayang, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, sangat minim. Proses belajar mengajar selama ini didominasi guru sukwan.

Komite Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Bangbayang, meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis dapat menempatkan guru PNS.

Rudi Hendra, Ketua komite SDN 3 Bangbayang mengatakan, minimnya tenaga guru PNS sudah berlangsung lama. Meski proses belajar mengajar berjalan lancar, namun penambahan guru PNS sangat diharapkan.

“Kalau kebanyakan tenaga sukwan, takutnya tiba-tiba mereka berhenti karena upah yang diterima tidak seimbang,” kata Rudi kepada HR Online, Kamis (23/1/2020).

Rudi mengatakan, saat ini di SDN 3 Bangbayang hanya ada dua guru PNS dan satu Kepala Sekolah. Sementara dari dua orang guru PNS satu diantaranya malah sebentar lagi akan pensiun.

“Meski, kebutuhan tenaga guru bisa terpenuhi oleh adanya guru sukwan, tapi kami mengharapkan adanya penambahan guru PNS,” katanya.

Kekurangan guru PNS di SD tersebut sudah dilaporkan pihak komite sekolah ke Pemerintah Desa. Harapannya, Pemdes bisa mengusulkannya ke tingkat kabupaten.

“Sudah kami laporkan, tapi hingga saat ini belum ada kejelasan,” katanya.

Sementara itu, Sandu Siswanto, SPd, kepala sekolah, membenarkan minimnya guru PNS di sekolahnya. Saat ini proses belajar mengajar banyak ditangani oleh tenaga sukwan.

“Terkait kurangnya guru PNS, kami pihak sekolah telah koordinasi dengan pihak komite, mudah-mudahan saja kekurangan guru PNS bisa segera terpenuhi, sebab kalau selamanya didominasi oleh tenaga sukwan pihak sekolah tidak mampu untuk membayarnya,” kata Sandu.

Sandu menyebutkan dana BOS yang diterima sekolahnya sudah jelas aturannya. Sehingga upah yang diberikan kepada tenaga sukwan pun masih minim.

“Kami berharap selain ada penambahan guru PNS, tenaga sukwan yang mengajar di sekolah kami bisa mendapat honor dari Pemerintah Kabupaten atau ada honor daerah,” pungkasnya. (Edji/R7/HR-Online)

- Advertisment -