Miris, Warga Ciamis Huni Rumah Hampir Roboh Belum Tersentuh Bantuan Pemerintah

Warga Ciamis Huni Rumah Hampir Roboh
Yayah Siti Sopiah (37), warga Dusun Sukaharja, Desa Petir Hilir, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, menghuni rumah yang hampir roboh. Foto : Fahmi Albartiansyah/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Yayah Siti Sopiah (37), warga Dusun Sukaharja, Desa Petir Hilir, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, nasibnya sangat memprihatinkan. Sudah beberapa tahun Yayah menghuni rumah yang hampir roboh.

Yayah menuturkan, bahwa dirinya bersama orang tua, suami dan tiga orang anaknya itu sudah mendiami rumah tersebut sudah puluhan tahun.

“Sedangkan rumah kami doyong sudah hampir 3 tahun. Mungkin karena faktor sudah lapuk dan tua membuat rumah ini doyong dan hampir roboh,” terangnya kepada HR Online di rumahnya, Kamis (23/01/2020).

Selain itu, lanjut Yayah, faktor ekonomi yang membuat dirinya bersama keluarga tidak bisa memperbaikinya. Sementara suaminya hanya bekerja serabutan, itupun hanya bisa membiayai anak sekolah dan makan sehari-hari.

“Kami sebagai orang tua hanya fokus membiayai anak untuk meneruskan sekolah, dan biaya makan sehari-hari saja. Namun untuk sekolah dan makan juga sudah kurang, apalagi memperbaikinya,” katanya.

Mirisnya lagi, sampai saat ini dirinya belum pernah sedikitpun tersentuh program dari pemerintah, entah itu BPNT, KIS ataupun bantuan sekolah untuk ketiga anaknya itu.

“Mungkin dari pemerintah, kami hanya mempunyai jamkesmas saja, sedangkan untuk sekolah anak memang kami berusaha sendiri,” tuturnya.

Yayah mengungkapkan, bahwa informasi dari Ketua RT, kalau akan mendapatkan bantuan dari pemerintah pada Januari 2020, namun sampai saat ini belum bantuan tersebut belum kunjung ada.

“Kalau disebut menunggu ya menunggu. Karena jujur untuk membenarkan rumah, kami tidak mempunyai biaya,“ ucapnya.

Dengan kondisi rumah yang doyong tersebut, Yayah was-was dan takut kalau sewaktu-waktu rumahnya roboh. Terlebih, saat ini memasuki musim hujan, tentu menambah rasa khawatir.

“Tapi ya gimana lagi untuk membetulkan kami tidak mempunyai biaya. Harapannya sih ada bantuan dari pemerintah secepatnya untuk memperbaikinya,” harapnya.

Sementara itu, Camat Baregbeg, Edy, mengaku sudah mendata rumah milik Yayah, untuk mendapatkan bantuan perbaikan dari pemerintah.

“Tinggal menunggu, kami sudah usulkan untuk mendapatkan bantuan rumah tidak layak huni pada tahun ini,” singkatnya. (Fahmi/R5/HR-Online)

Loading...