Oli Mesin Motor Bercampur Air, Ini Tanda, Bahaya dan Penanganannya

Oli Mesin Motor Bercampur Air
Ilustrasi Oli Mesin Motor Bercampur Air. Foto: Istimewa

Resiko oli mesin motor bercampur air semakin tinggi setelah melewati genangan air atau bahkan nekat menerobos banjir. Perlu untuk anda ketahui, hal tersebut seharusnya tak dilakukan.

Melintasi genangan air yang cukup tinggi bukan hanya membahayakan pengendara saja, akan tetapi juga menurunkan kualitas motor yang dikendarai.

Performa motor tak akan bisa handal lagi sehingga membuat perjalanan terasa kurang aman dan nyaman. Terkait permasalahan ini, kami akan kupas tuntas pada pembahasan berikut.

Tanda Oli Mesin Motor Bercampur Air

Saat oli mesin sudah bercampur dengan air, pengendara akan merasakan beberapa hal tak biasa yang mengganggu kenyamanan dalam berkendara.

Adapun salah satu hal tersebut yaitu tarikan motor menjadi lebih berat. Tanda yang satu ini jangan anda anggap sepele. Laju motor benar-benar terhambat karenanya.

Berita Terkait: Kesalahan Saat Memanaskan Motor, Pastikan Anda Menghindarinya

Tanda selanjutnya yang perlu anda waspadai yaitu mesin berkarat. Jika anda menemukan korosi pada bagian komponen mesinnya, maka sudah pasti oli mesin motor bercampur air. Seperti yang kita tahu, air mampu membuat molekul besi menjadi berkarat. 

Perlu untuk anda ketahui juga bahwa oli yang bercampur air ternyata dapat dicermati dari perubahan warnanya. Oli mesin akan berubah menjadi milky seperti warna susu atau kecoklatan.

Jika anda menemukan tanda-tanda tersebut, pastikan anda sigap dalam menanganinya. Hal ini dikarenakan ada ancaman bahaya yang ditimbulkan dari oli yang bercampur air apabila tetap dibiarkan.

Bahaya Oli Mesin Bercampur Air

Oli yang sudah bercampur dengan air akan sangat berbahaya apabila tetap digunakan. Sebagaimana yang kita tahu, oli mesin berperan penting sebagai pelumas.

Apabila oli mesin motor bercampur air, maka pelumas tak akan berfungsi sebagaimana mestinya. Hal ini berdampak pada gesekan antar part mesin yang semakin tinggi.

Jika tak segera diatasi dan tetap dipakai, maka komponen mesin bisa baret dan bahkan jebol. Tentunya akan sangat berbahaya apabila kerusakan mesin tersebut terjadi ketika motor tengah dikendarai.

Permasalahan ini bukan hanya mengancam keselamatan anda, akan tetapi juga membahayakan pengendara lainnya yang ada di sekitar anda.

Berita Terkait: Perawatan Motor Matik Saat Musim Hujan

Disamping itu, kerusakan mesin ini juga mengharuskan anda untuk mengeluarkan biaya tak sedikit dalam service motor agar performanya kembali pulih.

Bahaya dan kerugian yang ditimbulkan dari oli yang bercampur air memang tak bisa diabaikan. Oleh karenanya, anda jangan coba-coba untuk menerobos genangan air yang cukup tinggi.

Cara Mengatasi Oli Mesin Motor Bercampur Air

Selain menghindari genangan air yang tinggi ataupun banjir, anda juga perlu ketahui apa saja langkah penanganan yang tepat saat menghadapi permasalahan oli yang bercampur air.

Adapun langkah awal yang bisa anda lakukan yaitu mengecek kondisi oli mesinnya. Hal ini bisa dilakukan melalui lubang oli dengan menggunakan dip stik.

Jika ternyata oli mesinnya memang sudah bercampur air, maka anda harus segera melakukan flushing. Flushing itu sendiri adalah menguras semua oli di mesinnya.

Saat seluruh olinya sudah terkuras, anda bisa menggantinya dengan oli yang baru. Kemudian anda bisa menyalakan mesin sekitar 10 menit.

Berita Terkait: Tips Agar Motor Aman dari Maling, Pasang 6 Perangkat Tambahan Ini

Setelah oli mesin bersirkulasi untuk menarik air yang masih tertinggal, anda bisa menguras olinya lagi. Pastikan tak ada lagi air yang tersisa di dalam mesin motor.

Bahkan proses flushing ini perlu dilakukan sampai berulang kali apabila oli mesin motor bercampur air terlalu banyak. Sementara untuk memastikan sudah tak ada lagi air di dalam mesin, anda bisa cermati kondisi olinya.

Apabila oli yang dikuras sudah bersih, dalam artian tak ada buih ataupun bercak kecoklatan, maka mesin sudah terbebas dari air.

Dengan begitu, mesin sudah siap digunakan kembali. Karena tak ada air di dalamnya, maka performa motor akan kembali bertenaga.

Berita Terkait: Penyebab Suara Ledakan pada Knalpot Motor

Sekilas untuk anda ketahui, oli yang bercampur dengan air yang jumlahnya banyak akan sangat mudah terdeteksi, namun tidak untuk air yang kapasitasnya sedikit.

Oli yang bercampur dengan sedikit air tak akan langsung terlihat pengaruhnya. Meski begitu, hal ini tetap berbahaya. Apalagi jika pengendaranya enggan memberikan perawatan.

Kurangnya perawatan membuat pengendara lengah sehingga baru menyadari oli mesin motor bercampur air ketika kondisi motor sudah parah. Maka dari itu, lakukan perawatan motor secara rutin. (R10/HR-Online)

Loading...