BerandaBerita PangandaranPengakuan Guru MTs yang Rusak Sandal Siswa di Pangandaran; Sanksi Sesuai Aturan...

Pengakuan Guru MTs yang Rusak Sandal Siswa di Pangandaran; Sanksi Sesuai Aturan Sekolah

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),– Apes menimpa Aep, guru MTs di Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran itu dipanggil Kantor Kemenag Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Aep dipanggil lantaran perbuatannya yang telah merusak sandal siswa di sekolahnya. Perbuatan Aep jadi polemik di masyarakat. Apalagi kakak siswa yang sandalnya dirusak Aep tidak terima atas perbuatan Aep kepada adiknya.

Curhatan salah satu keluarga siswa yang dirusak sandalnya ini diunggah melalui Facebook dan menjadi perbincangan masyarakat Pangandaran.

Berita Terkait: Oknum Guru di Pangandaran Merusak Sandal Muridnya, Ramai Dibahas di Medsos

Supriana, Kasubag TU Kemenag Pangandagan, mengatakan, Aep mengaku telah bertanya kepada siswa yang menggunakan sandal ke sekolah. Guru MTs ini bertanya alasan siswanya memakai sandal ketika masuk sekolah.

“Siswanya mengatakan, sepatunya basah, sehingga dia terpaksa memakai sandal,” kata Supriana, Senin (27/1/2020).

Aep juga mengaku, perbuatan dirinya yang merusak sandal siswa itu telah sesuai aturan di sekolahnya. Namun, pihak Kemenag menyayangkan perbuatan Aep yang dinilai tidak mendidik.

“Adanya guru yang merusak sandal siswanya ini merupakan sanksi yang tidak sepadan, bahkan tidak tepat dan sama sekali tidak manusiawi,” tegas Supriana.

Menurut Supriana, pendidikan pada prinsipnya haruslah memanusiakan manusia. “Apabila tujuan memberi sanksi itu baik, namun dilakukan dengan cara yang salah, maka justru akan jadi masalah,” lanjutnya.

Supriana meminta para guru agar senantiasa menjaga mental anak. Terlebih kondusifitas di lingungan pendidikan juga harus dijaga.

“Jika saja perbuatan yang dilakukan salah, maka dampaknya bisa mencoreng nama Kemenag,” katanya.

Pihak Kemenag sendiri, kata Supriana, terus mengawasi guru MTs yang merusak sandal siswanya itu. Bahkan pengawasan dilakukan secara ketat oleh pengawas di lapangan.

“Sedang terus kami awasi, agar kejadian serupa tak terulang,” pungkas Supriana.

Guru MTs yang Rusak Sandal Siswanya Kerap Melakukan Tindakan Tak Menyenangkan

Sementara itu, berdasarkan informasi yang didapat HR Online di lapangan, Aep seringkali melakukan tindakan yang dinilai tidak menyenangkan kepada siswanya. Salah satunya tindakannya menggunting seragam siswa MTs tempat Aep mengajar.

Bahkan, Aep bersama pihak sekolah pernah mengeluarkan siswa secara sepihak. Akibatnya, siswa tersebut putus sekolah. (Ceng2/R7/HR-Online)

BERITA TERBARU