Perawatan Motor Listrik Agar Selalu Prima, Terbukti Mudah Dilakukan

Cara Perawatan Motor Listrik
Motor Listrik. Foto: Net/Ist

Perawatan motor listrik tak kalah penting untuk diperhatikan sebagaimana pemeliharaan kendaraan lainnya. Meski perawatannya terbilang minim, namun jika diabaikan akan berpengaruh buruk terhadap performanya.

Perawatannya sendiri harus dilakukan secara rutin, terutama saat musim penghujan. Dengan adanya perawatan, maka motor tetap bisa aman dan nyaman untuk dikendarai.

Perawatan Motor Listrik

Bagi anda yang peduli dengan motor listrik kesayangan, pastikan anda tahu apa saja tips merawatnya. Untuk membantu anda, berikut kami bagikan cara merawat motor listrik selengkapnya.

Cek Kampas Rem

Sebagaimana yang sudah disinggung di atas, motor listrik memang minim pemeliharaan. Dalam perawatan motor listrik, pemilik tak perlu rutin ganti oli maupun servis mesin.

Namun setiap pemilik motor listrik harus selalu mengecek kondisi kampas remnya. Tentu bukan rahasia lagi jika kampas rem membantu pengendaranya untuk mengendalikan laju motor.

Apabila kampas remnya bermasalah, maka anda harus segera memperbaiki atau bahkan menggantinya dengan yang baru.

Periksa Ban Luar

Tips perawatan motor listrik lainnya yaitu memeriksa ban luar. Bukan hanya motor listrik, kendaraan lainnya tentu bisa aman dikendarai apabila ban luarnya masih bagus.

Oleh karena itu, anda harus senantiasa memperhatikan kondisi ban luar motor listrik sebelum digunakan. Apabila sudah halus atau gundul, anda jangan coba-coba untuk tetap menggunakannya.

Jika tetap memaksakan diri untuk menggunakan ban yang sudah halus tersebut, anda akan dihadapkan dengan resiko tergelincir di jalan.

Akan lebih baik jika anda segera melakukan penggantian ban luar agar tak membahayakan diri sendiri maupun pengendara lainnya.

Perhatikan Bagian Baterai

Tentu bukan menjadi rahasia lagi jika baterai memiliki peran yang sangat penting bagi motor listrik. Tanpa adanya baterai, maka motor listrik tak bisa dijalankan sebagaimana mestinya.

Maka dari itu, pastikan anda selalu memperhatikan bagian baterai atau power agar kualitas dan performa motor listrik tetap mumpuni.

Bagian baterai semakin disarankan untuk dicek apabila tengah musim hujan. Perawatan motor listrik ini penting untuk dilakukan karena baterai yang terkena air bisa menyebabkan korsleting.

Jika hal ini terjadi, maka komponen bisa rusak dan bahkan terbakar. Oleh karena itu, anda jangan sengaja berkendara saat hujan atau nekat menerobos banjir.

Disamping itu, sebagai bentuk antisipasi, anda bisa lepas soket power atau baterainya apabila motor tak digunakan. Dengan begitu, anda tak perlu khawatir jika tiba-tiba banjir datang.

Namun jika motor listrik sudah terlanjur terendam banjir atau kehujanan, maka anda jangan langsung menghidupkannya. Tunggulah sampai motor listrik benar-benar kering.

Setelah itu, cek baterainya. Jika menggunakan tipe baterai SLA (Sealed Lead Acid), anda perlu mencermati apakah masih bisa dipakai atau tidak.

Lain halnya jika tipe baterainya lithium, alangkah baiknya jika anda menggantinya dengan baterai yang baru apabila sudah terendam air.

Masih seputar bagian baterainya, anda juga perlu memperhatikan posisi saat charging. Agar terhindar dari resiko korsleting, anda bisa melakukannya di tempat yang kering.

Melumasi Part Electrical

Perawatan motor listrik agar tetap prima selanjutnya yaitu melumasi beberapa part electrical yang dibawanya. Misalnya saja terminal battery.

Dalam melakukannya, anda perlu menggunakan pelumas khusus. Dengan begitu, hasil yang didapat akan lebih optimal.

Selain part electrical tersebut, berikan juga pelumasan di bagian komponen yang bergerak ataupun bergesekan dengan pelumas.

Tanda komponen kurang pelumas itu sendiri bisa diketahui dari timbulnya bunyi saat bergerak. Jangan tunda lagi, segera beri pelumas.

Cek Tekanan Angin

Langkah perawatan lainnya yang perlu anda lakukan untuk menjaga performa motor yaitu mengecek tekanan anginnya. Tips yang satu ini bukan hanya bisa diterapkan pada motor listrik, akan tetapi juga kendaraan lainnya.

Untuk motor listrik, pastikan tekanan anginnya sesuai dengan kebutuhan. Ban depan harusnya memiliki tekanan angin 30 PSI, sementara ban belakangnya 35 PSI.

Dengan tekanan angin yang pas, maka motor listrik bisa melaju dengan aman dan nyaman. Pengguna juga bisa mengendalikannya dengan mudah.

Beberapa perawatan motor listrik di atas memang mudah dilakukan. Oleh sebab itu, anda jangan ragu untuk mempraktekkannya. Dengan melakukannya, anda sama saja telah berupaya untuk memperpanjang usia pakai motor listrik kesayangan anda. (R10/HR-Online)

Loading...