Minggu, Mei 22, 2022
BerandaBerita BanjarPerguruan Pencak Silat Wangsit Buana Asli Kota Banjar

Perguruan Pencak Silat Wangsit Buana Asli Kota Banjar

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Perguruan Pencak Silat Wangsit Buana Kota Banjar dikenal sebagai salah satu perguruan silat asli Kota Banjar yang memiliki keunikan tersendiri. Perguruan ini menggabungkan antara silat dan seni, serta olah pernapasan.

Perguruan Pencak Silat Wangsit Buana secara resmi berdiri sejak 2014 di Kelurahan Bojongkantong, Kecamatan Langensari, dengan jumlah anggota sejak awal berdiri hingga saat ini sekitar 600 orang.

Pendiri sekaligus pelatih di Perguruan Pencak Silat Wangsit Buana, Yadi, menjelaskan, awal mula pendirian perguruan tersebut sejak dirinya merasa terpanggil untuk melestarikan warisan budaya leluhur. Apalagi keluarganya dikenal sebagai keturunan dari pegiat bela diri dan kesenian.

“Keluarga saya kan dulu salah satu yang aktif dalam bidang ini. Saya berpikir ini harus dilestarikan agar jangan sampai hilang ditelan zaman, apalagi banyak yang datang dari luar,” kata Yadi, yang juga Kasi. Kesmas. Kelurahan Bojongkantong, kepada Koran HR, Selasa (21/01/2020).

Sejak saat itu, dirinya langsung menemui para jawara zaman dulu yang masih hidup untuk belajar secara langsung. Ia belajar dari berbagai aliran pencak silat demi mempertahankan seni bela diri asli Jawa Barat ini.

Setelah belajar dari para jawara, Yadi menciptakan gerakan-gerakan tersendiri yang mana asal muasalnya dari para jawara zaman dulu.

“Dulu kan masih banyak jawara. Lambat laun mereka tiada. Namun warisannya tetap masih ada, salah satunya ya seni pencak silat ini. Alhamdulillah setelah dinyatakan berdiri, perguruan kami bisa diterima oleh masyarakat, bahkan sudah masuk IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia),” tuturnya.

Yadi juga menyebutkan, selain belajar silat bela diri untuk tanding, para anggota juga diberikan silat seni, yakni gerakan-gerakan silat yang diiringi musik tradisional. Selain itu, ada juga latihan olah pernapasan.

Bagi anggota dari kalangan pelajar tingkat SD dan SMP akan diarahkan untuk belajar silat seni. Sedangkan, kategori pelajar SMA maupun mahasiswa akan diarahkan untuk tanding dan juga prestasi.

“Nah, untuk yang dewasa atau pun yang sudah berumur, biasanya sih ikutnya olah pernapasan. Jadi kalau badan tidak enak, bisa ikutan di sini. Banyak juga pejabat yang ikut latihan olah pernapasan,” kata Yadi.

Adapun jurus andalan yang dimiliki perguruan ini diantaranya jurus engkang-engkang atau gerak cepat kaki satu langkah bisa ke empat arah, dan jurus baling-baling atau cara menangkis serangan lawan.

Melalui kesenian pencak silat ini, Yadi berharap generasi penerus dapat melestarikan kebudayaan warisan leluhur agar jangan sampai punah ditelan zaman. Apalagi warisan ini sudah diakui oleh dunia.

“Kalau mau gabung silakan saja, tinggal temui saya. Belajar di kita itu gratis, asalkan patuh sama aturan yang ada. Kita harap siswa di sekolah belajar ini, apalagi ini asli dari Banjar. Jadi, sudah seharusnya dilestarikan,” pungkasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Koran HR, Ketua Perguruan Pencak Silat ini adalah Wawan Hernawan yang juga Camat Purwaharja, sekretarisnya Ogi Lesmana, pegawai Kemenag Banjar, dan bendaharanya Tutu Kurniati, yang juga Guru SMK Muhammadiyah. (Muhafid/Koran HR)

- Advertisment -