Planet yang Mirip Bumi dan Bisa Dihuni Ditemukan, Simak Faktanya!

Planet yang Mirip Bumi
Ilustrasi planet yang Mirip Bumi. Foto: Istimewa

Planet yang mirip Bumi dan bisa dihuni akhirnya ditemukan. Bukan hanya satu, melainkan dua planet sekaligus. Hal ini tentu saja mencuri perhatian astronom untuk terus mengikuti perkembangan terbarunya.

Perlu untuk anda ketahui, kedua planet mirip Bumi atau yang juga dikenal dengan sebutan Super-Earth tersebut menjadi bagian dari sekumpulan planet di bintang yang jaraknya paling dekat dengan Bumi.

Lalu apakah benar kedua planet Super-Earth tersebut bisa dihuni oleh manusia? Temukan jawabannya pada ulasan berikut.

Penemuan 2 Planet yang Mirip Bumi dan Bisa Dihuni

Selama ini kita pasti sudah terlalu sering mendengar bahwa Mars menjadi kandidat planet yang digadang-gadang bakalan menggantikan Bumi apabila sudah tak layak huni.

Namun nyatanya, kondisi planet Mars saat ini tidaklah memungkinkan untuk menunjang kehidupan manusia. Hal ini diketahui dari serangkaian misi yang gencar dilakukan oleh para ahli.

Beralih dari fakta tersebut, penemuan kandidat dua planet lain yang juga berpotensi untuk dihuni manusia tentu sangat mengejutkan astronom.

Dua planet yang bisa dihuni selain Bumi ini berhasil ditemukan berkat metode pendekatan tidak langsung yang disebut dengan radial velocity.

Perihal namanya, sebagaimana yang dikutip dari Science Alert pada 22 Januari 2020, kedua planet yang mirip Bumi dan bisa dihuni ini diberi nama GJ 180 d dan GJ 229A c.

Fakta GJ 180 d

Sesuai dengan pengamatan tim astronom belum lama ini, planet GJ 180 d diketahui memiliki ukuran 7,5 kali lipat lebih besar daripada Bumi.

Sementara untuk jaraknya, planet GJ 180 d berjarak 40 tahun cahaya dari planet yang kita tinggali ini. Disamping itu, tim peneliti juga memperkirakan bahwa lokasi GJ 180 d cukup jauh dari letak bintangnya, yakni Gliese 180.

Hal ini membuat posisi salah satu sumbunya tak akan berlawanan dengan cahaya yang dipijarkan bintang. Kemudian untuk orbitnya, diketahui bahwa planet yang mirip Bumi dan bisa dihuni ini memiliki orbit selama 106 hari.

Setelah mengetahui deretan fakta tersebut, lantas apa yang menjadi alasan bagi GJ 180 d untuk menjadi planet layak huni?

Perlu untuk anda ketahui, planet GJ 180 d ini digadang-gadang mampu menunjang kehidupan manusia karena memiliki suhu yang mendekati Bumi. Selain itu, posisinya juga tak tidally lock.

Hal ini sebagaimana yang dijelaskan oleh astronom bernama Fabo Feng yang berasal dari Carnegie Institution for Science.

Fakta GJ 229 A c

Fakta mengenai planet GJ 229 A c juga tak kalah menarik untuk diketahui. Planet ini memiliki massa 7,9 kali massa Bumi.

Dengan massa yang lebih besar dari GJ 180 d, planet GJ 229 A c berjarak 19 tahun cahaya dari planet Bumi. Sedangkan untuk periode orbitnya, planet yang mirip Bumi dan bisa dihuni ini memiliki orbit selama 122 hari.

Masih berkaitan dengan waktu orbitnya, diketahui bahwa bintang milik GJ 229A c yakni Gliese 229A mempunyai ukuran yang lebih besar daripada Gliese 180.

Tak berhenti disitu saja, posisi planet GJ 229 A c ini juga diperkirakan berlawanan dengan arah bintangnya. Dibalik fakta tersebut, masih ada hal menarik lainnya yang penting untuk anda ketahui.

Diketahui bahwa bintang Gliese 229A ada di dalam sistem biner dengan Gliese 229B. Keduanya dipenuhi dengan material gumpalan gas.

Lain halnya untuk alasan mengapa GJ 229 A c ini berpotensi menggantikan Bumi. Perlu diketahui bahwa iklim yang dimiliki GJ 229 A c dan Bumi sangat mirip.

Dari fakta yang berhasil diungkap tersebut, Fabo Feng menyebut bahwa planet yang mirip Bumi dan bisa dihuni ini dapat memudahkan tim astronom dalam mempelajari pembentukan dan evolusi planet.

Penemuan Planet Baru

Sebelum ditemukannya GJ 180 d dan GJ 229A c, astronom sempat dikejutkan dengan penemuan planet TOI 700 d yang diumumkan pada 6 Januari 2020.

Planet yang satu ini memiliki ukuran sebesar Bumi dan juga diperkirakan layak huni. Penemuan yang disampaikan pada pertemuan ke-235 American Astronomical Society di Hawaii ini tentunya sangat menyita perhatian publik.

Untuk lebih memastikan apakah deretan planet yang ditemukan awal tahun ini bisa dihuni manusia atau tidak, tentu masih butuh penelitian lebih lanjut.

Hal yang pasti, penelitian terhadap planet yang mirip Bumi dan bisa dihuni ini membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Kita tunggu saja kabar terbarunya. (R10/HR-Online)

Loading...