Jumat, Mei 20, 2022
BerandaBerita BanjarLagi, Pohon Tumbang di Kota Banjar Timpa Mobil Anggota Satpol PP

Lagi, Pohon Tumbang di Kota Banjar Timpa Mobil Anggota Satpol PP

Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Sebuah pohon tumbang menimpa mobil Toyota Rush milik anggota Satpol PP Kota Banjar yang terparkir di Jalan Mesjid Agung, saat hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kota Banjar, Jawa Barat, pada Selasa (29/01/2020) sore tadi.

Pemilik mobil, Omay, mengatakan, saat itu dirinya hendak menuju ke kantor. Namun sebelum ke kantor, terlebih dahulu ia melaksanakan sholat ashar di Mesjid Agung, dan memarkir mobilnya di tepi jalan tersebut.

“Tadi kejadiannya setelah sholat ashar. Saya mau mindahin mobil, tapi keburu kena pohon tumbang,” tutur Omay, kepada HR Online.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun akibat kejadian tersebut bodi mobil bagian belakang ringsek, kaca jendela bagian samping dan belakang mobil juga remuk.

Baca Berita Terkait: Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Pohon Tumbang Tutup Jalur Kereta Api

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar, Dedi Suardi, melalui Kasie. Darlog, Kuslan Parman, mengatakan, kejadian pohon tumbang akibat hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada Rabu sore tadi merupakan yang terparang semenjak memasuki musim penghujan awal tahun 2020 ini.

“Hampir merata di Kota Banjar ada kejadian pohon tumbang, dan ini yang paling parah sejak memasuki musim penghujan,” terang Kuslan.

Saat ini pihak BPBD akan melakukan rapat koordinasi dengan pimpinan untuk mewaspadai dan berupaya meningkatkan kesiapsiagaan bencana. Selain itu, juga melakukan pendataan terhadap rumah warga yang terkena musibah angin kencang dan pohon tumbang.

“Ya, saat ini sedang dilakukan pendataan dan koordinasi karena banyak informasi yang sudah masuk dari warga,” katanya.

Pihak BPBD pun mengimbau kepada warga masyarakat agar tetap waspada akan musibah yang terjadi di musim penghujan, baik tanah longsor maupun pohon tumbang.

“Semua harus hati-hati dan meningkatkan kewaspadaan untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkas Kuslan. (Muhlisin/R3/HR-Online)

- Advertisment -