Roket Falcon 9 SpaceX Meledak Saat di Uji Coba, Apa Alasannya?

Roket Falcon 9 SpaceX Meledak
Roket Falcon 9 SpaceX Meledak saat uji cioba. Foto: Istimewa

Roket Falcon 9 SpaceX meledak setelah diterbangkan oleh perusahaan teknologi SpaceX Amerika Serikat pada 19 Januari 2020. Peledakan ini memang terkesan sebagai sebuah kesalahan, namun faktanya berbeda.

Pasalnya, peledakan ini memang dalam unsur kesengajaan. Dengan begitu, meledaknya roket Falcon 9 SpaceX bukanlah kecelakaan.

Perlu diketahui bahwa peluncuran roket tersebut merupakan uji coba. Oleh karena itu, peledakannya pun termasuk dalam uji coba.

Roket Falcon 9 SpaceX Meledak Saat Uji Coba

Roket merupakan salah satu transportasi luar angkasa yang biasanya dimiliki oleh badan penerbangan. Roket juga bisa digunakan untuk mengirim seseorang atau subjek lain ke luar angkasa.

Tujuan pengiriman tersebut bermacam-macam. Entah untuk penelitian tertentu atau yang lainnya.

Roket memang transportasi yang sudah populer di berbagai dunia. Terutama untuk Badan Penerbangan dan Antariksa (NASA). Sebab, NASA memiliki beberapa misi yang terkadang membutuhkan transportasi berupa roket.

Perusahaan roket SpaceX baru saja meluncurkan roket Falcon 9 SpaceX. Peluncuran tersebut memang terlihat lancar pada awalnya, namun ada hal lain yang terjadi.

Peristiwa tersebut terjadi ketika roket sudah mendekati atmosfer. Tiba-tiba roket tersebut meledak hingga menjadi bola api di langit.

Ternyata meledaknya roket tersebut merupakan bagian dari uji coba. Sehingga roket Falcon 9 SpaceX masih aman dan tidak ada korban jiwa.

Roket Falcon 9 SpaceX meledak memang sebuah hal yang direncanakan. Hal ini berkaitan dengan uji coba keamanan.

Ada beberapa peristiwa yang membuat roket tersebut harus di uji coba. Peristiwa tersebut berkaitan dengan meledaknya roket sebelum sampai ke tujuan. Hal ini sudah berulang kali terjadi. Oleh karena itu, Falcon 9 SpaceX harus diuji coba kembali.

Alasan Roket Falcon 9 SpaceX Meledak Saat uji Coba

Uji coba peledakan roket tersebut tentunya memiliki alasan. Mengapa harus diledakan? Perlu diketahui bahwa tujuan utamanya memang peledakan tersebut. Uji coba ini juga berkaitan dengan keselamatan para kru.

Lebih tepatnya tujuan utamanya adalah menguji kapsul Crew Dragon. Apa itu kapsul Crew Dragon? Kapsul tersebut merupakan bagian yang ada di dalam roket. Kapsul tersebut memiliki fungsi sebagai tempat para kru atau awak.

Roket Falcon 9 SpaceX meledak memang bertujuan untuk menguji apakah kru akan selamat atau tidak. Mengingat banyak kejadian roket meledak yang memakan korban.

Tes atau uji coba ini dilakukan dengan meluncurkan roket Falcon 9 SpaceX ke udara. Kemudian kapsul tersebut akan terdorong atau lepas dari roket.

Setelah itu, roket akan dimatikan sehingga akan kehilangan kendali. Kemudian karena kehilangan kendali dan adanya tekanan akhirnya meledak.

Lalu bagaimana kapsul tersebut akan terdorong dan lepas dari roket? Perlu diketahui bahwa roket Falcon 9 SpaceX telah dilengkapi dengan sistem canggih.

Sistem tersebut bernama SuperDarco. Tercatat ada 8 buah mesin SuperDarco yang siap mendorong kapsul Crew Dragon. Kemudian kapsul tersebut juga dilengkapi dengan parasut.

Dengan mesin tersebut, kapsul yang membawa kru akan menjauh dari roket. Kemudian kapsul akan terdorong karena tekanan mesin. Setelah itu, kapsul terdorong menjauh dari roket. Diperkirakan ada waktu 84 menit agar awak roket bisa bersiap.

Setelah terdorong, maka akan dilakukan penurunan kapsul yang dilengkapi dengan parasut. Penurunan kapsul tersebut dilakukan di kawasan Samudera Atlantik.

Disiapkan Kapal Penyelamat

Di kawasan Samudera Atlantik sudah disiapkan kapal penyelamat. Nantinya kapal tersebut akan menyelamatkan para awak yang ada di dalam kapsul.

Dalam uji coba roket Falcon 9 SpaceX meledak kali ini, subjek yang digunakan adalah manekin. Jadi, bukan kru sungguhan yang digunakan saat percobaan. Sehingga percobaan kali ini memang aman dan berhasil tanpa kesalahan.

Tes yang dilakukan oleh perusahaan SpaceX membuahkan hasil yang maksimal. Tes ini juga menjadi salah satu misi yang sempurna sepanjang praktek uji coba. Dengan begitu, roket Falcon 9 SpaceX bisa digunakan dan diterbangkan.

Perusahaan SpaceX mempersiapkan roket ini untuk Badan Penerbangan dan Antariksa (NASA). Hal ini dikarenakan akan ada misi baru dari pihak NASA. Misi tersebut tentunya berkaitan dengan luar angkasa.

Maka dari itu, dibutuhkan roket yang siap menerbangkan awak ke luar angkasa. Salah satu roket yang rencananya digunakan adalah Falcon 9 SpaceX.

Sehingga sebelum digunakan harus di uji coba terlebih dahulu. Tujuannya agar tidak terjadi masalah berupa roket Falcon 9 SpaceX meledak. (R10/HR-Online)

Loading...