Rumah Warga Ciamis yang Hampir Roboh Akan Diperbaiki Pemerintah Desa

Rumah Warga Ciamis yang Hampir Roboh Akan Diperbaiki Pemerintah Desa
Rumah Yayah Siti Sopiah, yang hampir roboh di Dusun Sukaharja, Desa Petir Hilir, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, rencananya akan segera diperbaiki oleh pemerintah desa setempat. Foto:Fahmi/HR

Berita Ciamis (harapanrakyat.com).- Rumah Yayah Siti Sopiah, yang hampir roboh di Dusun Sukaharja, Desa Petir Hilir, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, akan segera diperbaiki oleh pemerintah desa setempat.

Kepala Desa Petir Hilir, Wahyu Hermawan, mengatakan, anggaran untuk perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu) milik Yayah sudah disiapkan dari Dana Desa.

“Sudah kita anggarkan di APBDes 2020, untuk perbaikan rutilahu milik Ibu Yayah dan satu warga lainnya yang rumahnya sama hampir roboh,” ujar Wahyu, kepada HR Online Jumat (24/1/2020).

Kata dia, tahun 2019 kemarin, pihak Pemdes Petir Hilir sudah mengusulkan rumah Yayah agar dapat bantuan rutilahu. Namun, karena terkendala persyaratan administrasi, rumah Yayah tidak masuk dalam penerima bantuan rutilahu dari pemerintah daerah.

Wahyu menjelaskan, Yayah sebelumnya merupakan warga Desa Baregbeg sebelum pindah ke Desa Petir Hilir. Selain itu, kepemilikan tanah yang ditempati rumahnya juga belum jelas. Pihaknya mengaku tidak ingin gegabah dalam memberikan bantuan, apalagi yang sumber anggarannya dari pemerintah.

“Namun sekarang kendala administrasi itu sudah beres, sehingga Ibu Yayah bisa mendapat bantuan rutilahu,” jelasnya.

Pihaknya pun saat ini tengah memproses dan mengusulkan agar keluarga Yayah mendapatkan program bantuan pangan non tunai (BPNT) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS).

“Kita usulkan sudah ke pemerindah daerah,  mudah-mudahan usulan kami di acc,” kata Wahyu.

Wahyu mengakui, di Desa Petir Hilir, masih banyak rumah warga yang perlu mendapat bantuan rutilahu. Namun, untuk bantuan rutilahu yang bersumber dari Dana Desa, kita prioritaskan bagi yang benar-benar urgent seperti rumah Yayah, yang kondisinya begitu memprihatinkan.

“Kita juga upayakan mengajukan sebanyak 30 rumah ke pemerintah daerah untuk mendapat bantuan rutilahu, saat ini masih menunggu informasi lebih lanjut dari dinas terkait,” ungkapnya.

Tahun 2019 kemarin lanjut Wahyu, sebanyak 10 warga Desa Petir Hilir mendapatkan bantuan rutilahu dari pemerintah daerah. “Mudah-mudahan tahun ini juga kita dapat bantuan rutilahu lagi, agar masyarakat bisa memiliki rumah yang layak untuk ditinggali,” pungkasnya.

Bertahun-tahun Hidup di Rumah Tidak Layak Huni

Diberitakan sebelumnya, Yayah Siti Sopiah (37), warga Dusun Sukaharja, Desa Petir Hilir, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, nasibnya sangat memprihatinkan. Sudah beberapa tahun Yayah menghuni rumah yang hampir roboh.

Yayah menuturkan, bahwa dirinya bersama orang tua, suami dan tiga orang anaknya itu sudah mendiami rumah tersebut sudah puluhan tahun.

“Sedangkan rumah kami doyong sudah hampir 3 tahun. Mungkin karena faktor sudah lapuk dan tua membuat rumah ini doyong dan hampir roboh,” terangnya kepada HR Online di rumahnya, Kamis (23/01/2020).

Selain itu, lanjut Yayah, faktor ekonomi yang membuat dirinya bersama keluarga tidak bisa memperbaikinya. Sementara suaminya hanya bekerja serabutan, itupun hanya bisa membiayai anak sekolah dan makan sehari-hari. (Fahmi Albartiansyah/R8/HR Online)

Loading...