Selama 2019, Pemkab Pangandaran Berhasil Serap Anggaran 90,57 Persen

Selama 2019, Pemkab Pangandaran Berhasil Serap Anggaran 90,57 Persen
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pangandaran, Kusdiana. Foto:Dok HR

Berita Pangandaran (harapanrakyat.com).- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran, berhasil menyerap anggaran tahun anggaran 2019 sebesar 90,57 persen. Dari pagu anggaran sebesar Rp1,5 triliun, Pemkab Pangandaran berhasil menyerap Rp1,4 triliun selama tahun 2019.

Hal tersebut dibenarkan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Pangandaran, Hendar Suhendar.

Menurutnya, realisasi serapan anggaran Pemkab Pangandaran selama tahun 2019 sudah termasuk maksimal, karena hanya 10 persen anggaran yang tidak terserap.

“Belanja APBD selama tahun 2019 pun tergolong baik, antara belanja langsung dan tidak langsung,” ujar Hendar.

Hendar menyebut, belanja langsung tahun 2019 dianggarkan senilai Rp891.567.058.276 dan terealisasi Rp765.885.552.262 atau 85,90 persen.

Sementara belanja tidak langsung pada tahun 2019 dialokasikan senilai Rp299.709.452.794 terealisasi Rp247.668.171.533 atau sekitar 82,64 persen.

Belanja tidak langsung ini kata Hendar, meliputi belanja pegawai, bantuan hibah, bantuan sosial, bagi hasil ke pihak Desa, bantuan keuangan ke Desa serta belanja barang dan jasa ataupun belanja modal.

“Untuk belanja modal, tahun 2019 dianggarkan senilai Rp562.784.683.981 dan terserap Rp490.084.582.959 atau skitar 87,07 persen,” katanya.

Pihaknya berharap, serapan anggaran APBD tahun 2020 mendatang bisa lebih baik lagi dan terealisasi secara maksimal.

“Kami juga akan terus menggali potensi-potensi pendapatan, yang dapat mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pangandaran,” tandas Hendar.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pangandaran, Kusdiana, mengatakan, serapan anggaran Pemkab yang mencapai 90,57 persen, menunjukan bahwa Kabupaten Pangandaran sudah baik dalam hal pengelolaan keuangan daerah.

“Buktinya, selama tiga tahun berturut-turut Pemkab Pangandaran berhasil meraih penghargaan dari pemerintah pusat dalam hal pengelolaan keuangan daerah,” ujarnya.

Selain itu, Pemkab Pangandaran selalu mendapat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Ini menunjukan bahwa pengelolaan keuangan Pemkab Pangandaran sudah baik, dan kami harap kepada semua OPD untuk terus memaksimalkan pengelolaan keuangan serta mempertahankan prestasi yang telah diraih,” katanya. (Ceng2/R8/HR Online)