Tabrakan 2 Exoplanet Hingga Spekulasi Terciptanya Bulan

Tabrakan 2 Exoplanet
Ilustrasi Tabrakan 2 Exoplanet. Foto: Istimewa

Tabrakan 2 exoplanet kini benar-benar terjadi di luar angkasa. Hal ini terbukti dari penemuan yang dihasilkan oleh NASA.

Namun tabrakan ini terjadi di luar tata surya. Hal ini pernah terjadi di tahun 2010. 2 exoplanet ini telah bertabrakan hingga menimbulkan akibat yang luar biasa. Bisa dibilang akibat yang ditimbulkan sangat mengerikan.

Tragedi Tabrakan 2 Exoplanet di Luar Tata Surya

Planet merupakan salah satu benda yang ada di luar angkasa. Benda yang disebut planet ini berputar sesuai dengan orbitnya.

Dalam tata surya kita, planet tersebut mengelilingi matahari. Seperti yang diketahui bahwa matahari merupakan pusat tata surya di galaksi Bima Sakti.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa NASA telah menemukan planet yang bertabrakan. Diduga planet yang bertabrakan ini termasuk dalam exoplanet.

Planet yang bertabrakan tersebut tidak berada di dalam jajaran tata surya. Planet ini berada dalam kontelasi Aries. Tabrakan 2 exoplanet ini memiliki jarak sekitar 300 tahun cahaya. Lebih tepatnya jarak ini berada dalam konstelasi Aries.

Temuan ini dapat dibuktikan oleh NASA dari sebuah penelitian. NASA mendeteksi adanya puing-puing debu dengan tingkatan yang cukup tinggi.

Puing-puing debu tersebut merupakan akibat dari tabrakan exoplanet. Debu yang ditemukan memiliki karakteristik lebih hangat dan jumlah yang cukup banyak.

Sebelumnya tabrakan antar 2 planet memang belum pernah terjadi. Bahkan hal ini dianggap sebagai sebuah dongeng saja.

Pada kenyataannya tabrakan ini memang terjadi. Bahkan sudah diteliti oleh pihak Badan Penerbangan dan Antariksa (NASA).

Tragedi Tabrakan 2 Exoplanet

Adanya tabrakan antar planet di tata surya membuat penelitian semakin terfokus. Terutama dalam hal mengenai sebab dan akibat dari tabrakan planet.

Seperti yang diketahui bahwa telah terjadi tabrakan dengan akibat yang cukup mengerikan. Bahkan hal ini sudah terjadi 10 tahun silam.

Tabrakan ini membuat para ilmuwan berspekulasi mengenai sejarah tata surya. Tata surya yang berada di galaksi Bima Sakti memang sangat unik.

Bahkan galaksi lain belum beraturan seperti Bima Sakti. Sebut saja Andromeda dan Magellan. Tabrakan 2 exoplanet ini juga membuat para ilmuwan memiliki gambaran baru. Lebih tepatnya gambaran mengenai terbentuknya satelit bumi (bulan).

Bulan sudah tercipta sangat lama. Kurang lebih sekitar 4,5 miliar tahun yang lalu. Penyebab terbentuknya bulan adalah terdapat tabrakan antar 2 planet. Kemudian tabrakan planet tersebut berakibat pada terbentuknya bulan.

Spekulasi ini juga didukung oleh beberapa ilmuwan yang ada di NASA. Apalagi setelah ada gambaran mengenai tabrakan hingga terciptanya bulan.

Tabrakan 2 Exoplanet

Kini tabrakan yang telah terjadi tersebut meninggalkan bekas yang bisa diteliti. Salah satunya adalah puing debu yang jumlahnya tidak sedikit.

Seperti yang diketahui bahwa planet di galaksi Bima Sakti bisa saja bertabrakan. Hal tersebut juga diprediksi oleh beberapa ilmuwan NASA.

Tabrakan ini bisa terjadi karena salah satu planet keluar dari lintasan orbitnya. Kemudian memiliki arah berlawanan dengan planet yang lainnya.

Tabrakan 2 exoplanet yang ada di luar tata surya ini penyebabnya diperkirakan hampir sama. Tabrakan ini juga menimbulkan akibat yang luar biasa.

Puing-puing debu ini memiliki jumlah yang sangat banyak. Dapat disimpulkan bahwa tabrakannya begitu kuat hingga salah satu planet hancur.

Kemudian menghasilkan debu yang tidak sedikit. Bahkan jumlah debu tersebut masih ada hingga saat ini. Penyebab dan akibat memang menjadi faktor utama penelitian. Apalagi tabrakan ini akan berpengaruh pada planet lain yang ada di tata surya.

Entah kapan waktunya, tabrakan antar benda luar angkasa juga akan terjadi. Hal ini dibuktikan dari banyaknya kasus benda luar angkasa yang menabrak Bumi.

Tabrakan ini juga terjadi beberapa ribu tahun yang lalu. Ada berbagai macam benda luar angkasa yang berhasil menabrak Bumi. Mulai dari komet, asteroid, dan juga meteorid.

Kebanyakan tabrakan tersebut juga meninggalkan bekas. Seperti lubangan yang sangat besar dengan kedalaman tertentu.

Bekas yang ditinggalkan memang berbeda. Antara sebuah debu di luar angkasa dengan lubang yang ada di Bumi. Tabrakan exoplanet ini bukan hal yang begitu mengejutkan karena memang akan terjadi. Meskipun akibat yang ditimbulkan sangat mengerikan.

Tabrakan 2 exoplanet ini akan terus dilakukan penelitian. Apalagi selama bekas yang ditinggalkan masih ada dan terjadi perubahan. Karena dengan adanya penelitian, maka akan ada spekulasi baru. (R10/HR-Online)