Tahun 2020, SKTM di Kota Banjar Tidak Berlaku

di Kota Banjar
Ilustrasi. Foto: Net/Ist

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Mulai tahun 2020 ini, Surat Keterangan Tidak Mampu atau SKTM bagi warga miskin sudah tidak berlaku lagi. Hal itu ditetapkan Pemerintah Kota Banjar melalui Surat Keputusan Walikota Banjar.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Banjar, Asep Tatang Iskandar, melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin, Hani Supartini, saat ditemui Koran HR, Senin (20/01/2020), menjelaskan, mulai tahun ini SKTM bagi warga yang dikatagorikan tidak mampu sudah tidak bisa digunakan lagi, karena sudah tercover di penerima bantuan Jaminan Kesehatan yang dicover oleh pemerintah.

Agar diketahui oleh masyarakat, lanjut Hani, saat ini Dinas Sosial bekerjasama dengan pemerintah desa sudah melakukan koordinasi untuk pendataan bagi warga tidak mampu.

“Sudah dikoordinasikan dan disosialisasikan sama pihak desa dan kelurahan agar mereka mendata warganya yang kurang mampu, biar nanti ketika ada masalah bisa langsung ditangani,” tandasnya.

Meski demikian, kata Hani, apabila ada masyarakat yang memang benar-benar tidak mampu dan belum tercover dalam program jaminan sosial, pihaknya akan berusaha untuk mencari solusi kebijakan.

“Biasanya kalau ada temuan di lapangan, misalnya untuk kesehatan, pihak RS akan berkoordinasi dengan Dinsos untuk melakukan verifikasi. Kami pastikan kalau memang tidak mampu pasti kami layani,” jelas Hani.

Di tempat terpisah, Kepala Desa Kujangsari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Mujahid, mengatakan, sampai saat ini memang masih ada warganya yang mengajukan untuk pembuatan SKTM, meskipun jumlahnya tidak banyak.

“Ada kalau satu dua mah, cuman sekarang sudah ada sosialisasi jadi masyarakat juga tahu kalau tahun ini SKTM sudah tidak berlaku lagi,” kata Mujahid. (Muhlisin/Koran HR)