Selasa, Mei 17, 2022
BerandaBerita TerbaruTemuan Planet Baru oleh NASA Hampir Mirip dengan Bumi

Temuan Planet Baru oleh NASA Hampir Mirip dengan Bumi

Temuan planet baru yang dilakukan oleh NASA membawa hasil yang mengejutkan. Pasalnya, planet tersebut hampir menyerupai Bumi.

Pihak NASA membawa misi untuk mencari planet baru. Kini NASA pun berhasil menemukan adanya planet baru.

Lebih mengejutkannya adalah planet tersebut memiliki fakta unik. Salah satunya adalah mirip atau menyerupai Bumi.

Temuan Planet Baru oleh Pihak NASA

Seperti yang diketahui bahwa tata surya di galaksi Bima Sakti dipenuhi dengan planet. Menurut Astronomi ada 12 planet yang mengelilingi matahari. Termasuk di dalamnya adalah planet Bumi. Planet ini yang menjadi tempat tinggal manusia.

Baru-baru ini ditemukan sebuah planet baru. Temuan planet baru ini dikonfirmasi langsung oleh pihak NASA.

Planet tersebut dikatakan mirip dengan Bumi. Fakta menarik lainnya adalah planet tersebut memiliki tanda-tanda kehidupan.

Artinya, planet baru tersebut bisa dihuni oleh makhluk hidup. Namun fakta ini hanya berdasarkan penelitian dan belum dibuktikan kebenarannya.

NASA menyebut planet ini dengan nama TO1 700 d. Planet ini juga termasuk dalam planet yang mengorbit bintang.

Penemuan planet yang menyerupai Bumi ini tidak langsung ditemukan. Artinya tidak langsung dilihat oleh para astronom, melainkan menggunakan kemampuan inframerah yang begitu canggih.

Alat tersebut adalah Spitzer Space Telescope. Alat canggih kepunyaan NASA ini memang sangat membantu.

Temuan Planet Baru TOI 700 d

Dalam penemuan kali ini memang sangat mengejutkan. Terutama terkait dengan beberapa fakta yang ada pada planet tersebut.

Para astronom melirik temuan ini sebagai hal yang menarik. Mengapa menarik? Karena planet ini diduga memiliki potensi kehidupan.

Planet ini memiliki keunikan setelah diteliti. Salah satunya adalah bersifat tidal. Artinya, planet ini hanya memiliki satu cuaca. Planet ini hanya berada pada satu sisi cuaca yaitu siang hari.

Ukuran planet ini bisa dibilang menyerupai Bumi, namun lebih besar. Hal ini bisa dibuktikan dengan adanya pengamatan oleh pihak NASA.

Planet baru ini memiliki jarak yang cukup dekat dengan bintang. Sehingga pengamatannya lebih mudah menggunakan teleskop.

Dari pengamatan tersebut dikatakan bahwa temuan planet baru ukurannya cukup besar. Setelah diamati lebih lanjut, planet ini memiliki status zona layak huni. Sebelumnya planet ini memiliki status tidak layak huni. Dengan alasan, suhu tidak cukup panas.

Bahkan lebih panas dari Bumi sekalipun. Namun selama pengamatan berlangsung, ditemukan beberapa hal menarik lainnya.

Hawa panas tersebut bisa mendukung kehidupan masa yang akan datang. Lebih tepatnya adalah kehidupan selanjutnya di dalam orbit tata surya.

Transiting Exoplanet Survey Satelite

Temuan planet baru yang menyerupai Bumi ini dibantu dengan TESS. TESS merupakan kepanjangan dari Transiting Exoplanet Survey Satelite.

Teknologi satelit ini sangat membantu para astronom untuk melakukan misi berburu planet. Hasilnya pun memang benar bahwa ditemukan planet baru dengan spesifikasi menarik.

Selain layak huni, planet ini juga telah mengorbit bintang sekitar 100 tahun. Lebih tepatnya adalah 100 tahun orbit cahaya dari Bumi.

Hal ini didasarkan pada penelitian pihak NASA menggunakan teknologi TESS. Tentunya planet ini ditemukan di luar tata surya Bima Sakti. Maka dari itu, planet ini cukup berbeda. Meskipun masih dapat dikatakan kembaran Bumi.

Disamping itu, banyak sekali planet lain yang juga belum diketahui keberadaannya. Bisa saja ada beberapa planet lain yang menyerupai Bumi.

Bahkan yang menyerupai planet lainnya di tata surya. Jika dilihat secara detail, ukuran temuan planet baru ini memang agak besar.

Namun lebih tepatnya berada diantara Neptunus dan Bumi. Jadi tidak sebesar planet cincin meskipun agak besar.

Kebanyakan planet memang hampir sama. Namun kandungan di dalamnya jauh berbeda. Bumi memang layak untuk dihuni. Karena memiliki oksigen dan atmosfer yang layak pula.

Berbeda dengan Venus yang hampir seluruh planet dipenuhi dengan gunung berapi. Begitupun dengan Mars yang memiliki temperatur begitu panas. Hal ini juga pas untuk planet baru. Pasalnya sudah berada pada zona layak huni.

Meskipun begitu, masih akan ada penelitian lagi terkait dengan kehidupan. Lebih tepatnya adalah potensi hidup dan uji kelayakan planet.

Temuan planet baru ini merupakan hal besar dan menarik bagi NASA. Sehingga masih perlu diteliti lebih lanjut bahkan dibuktikan kebenarannya. (R10/HR-Online)

- Advertisment -