30 Tahun Lebih Mengabdi, Pegawai di Ciamis Ini Tak Kunjung Diangkat jadi PNS

jadi PNS
Komarudin, tenaga honorer di Kecamatan Pamarican yang sudah 30 tahun mengabdi. Foto: Suherman/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Sejak tahun 1987 menjadi tenaga honorer di Kantor Kecamatan Pamarican, Komarudin (58), warga Pamarican, mengaku pesimis bisa diangkat statusnya jadi PNS. Apalagi saat kini kabarnya pekerja honorer di setiap instansi bakal ditiadakan oleh pemerintah.

“Ya mau gimana lagi, saya hanya bisa pasrah. Mungkin ini sudah menjadi nasib saya yang tidak pernah kunjung mencapai cita-cita. Apalagi saat ini usia saya sudah tidak muda lagi, jadi ya tinggal pasrah saja,” katanya, saat ditemui di ruang kerja operator perekaman KTP-El, Jumat (31/02/2020) lalu. 

Menurut Komar, sejak mengabdikan diri mulai tahun 1987 sebagai tenaga honorer di Kantor kecamatan, dia sudah berulang kali mengikuti tes penerimaan PNS. Namun selama itu, dia pun selalu menemui kegagalan.

“Saya sudah 33 tahun menjadi tenaga honorer. Saya belum juga keangkat jadi PNS. Padahal jika menghitung pengabdian, saya sudah puluhan tahun disini. Dari awal saya diberi SK oleh Camat, dulu pada tahun 1990, saya ditempatkan menjadi staf kecamatan sebagai staf trantib. Lalu setelah itu saya diperbantukan ke bagian administrasi. Dan hingga sekarang saya di bagian administrasi kependudukan. Hingga sudah 16 kali ganti camat pokoknya,” kata Komar.

Komar mengakui, cita-cita dari saat itu hingga sekarang adalah diangkat menjadi PNS. Makanya, ia pun bertahan untuk menjadi abdi negara, meski berstatus tenaga honor yang upahnya jauh dari bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari.

“Mulai bekerja jadi honorer, saya hanya mendapatkan honor sebesar Rp. 40.000 perbulannya. Kalau dihitung, mana cukup uang sebesar itu untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Hanya untungnya rumah saya kan dekat dengan kantor, jadi saya gak harus ngerogoh uang bensin lagi. Jika rumah saya jauh dari kantor, nggak tau akan seperti apa,” ungkapnya.

“Saya dulu pernah beberapa kali ikut testing (CPNS). Namun ya itu dia, nasib saya tidak seberuntung orang lain. Padahal pengabdian mah kan sudah lama, bahkan saya sebenarnya sudah masuk kategori dua. Lagi-lagi nasib berkehendak lain. Di usia saya yang sudah lanjut, keberuntungan pun tak pernah saya raih. Cita-cita PNS hanyalah sebuah mimpi buruk bagi saya,” keluhnya.

Namun demikian, Komar menambahkan, ia bersyukur saat ini setelah mengabdi lebih dari 30 tahun, dia kini mendapatkan honor sebesar Rp. 500 ribu, dan tambahan Rp. 300 rbu dari Pemkab Ciamis. (Suherman/Koran HR)

Loading...