Ambruk Sejak 2018, Jembatan Penghubung Tiga Desa di Ciamis Belum Diperbaiki

Jembatan penghubung tiga desa yang berada di Dusun Lenggorsaro, Desa Gunungcupu, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis,
Jembatan penghubung tiga desa yang berada di Dusun Lenggorsaro, Desa Gunungcupu, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, yang ambruk sejak 2018. Foto: Eli Suherli/HR.

Berita Ciamis (harapanrakyat.com),- Jembatan penghubung tiga desa yang berada di Dusun Lenggorsaro, Desa Gunungcupu, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, yang ambruk akibat bencana alam pada Oktober 2018, hingga sekarang masih belum juga diperbaiki.

Padahal jembatan penghubung itu sangat diperlukan oleh warga di tiga desa, yakni Desa Gunungcupu, Desa Sukasenang, dan Desa Budiasih.

Anggota DPRD Kabupaten Ciamis, Uus Rusdiana, mengatakan, jembatan yang ambruk akibat bencana alam itu sampai sekarang masih belum ada perhatian dari pihak Pemerintah Kabupaten Ciamis.

“Saat ini jembatan yang ambruk tersebut memang belum diperbaiki, hanya dibuatkan jembatan darurat untuk bisa dilewati kendaraan motor saja. Sementara warga menginginkan jembatan kembali dibangun dengan permanen,” terangnya, kepada HR Online, Kamis (13/02/2020).

Lebih lanjut Uus mengatakan, infrastuktur jembatan yang ambruk itu merupakan jalur vital penghubung tiga desa, yaitu Desa Gunungcupu, Sukasenang, dan Desa Budiasih. Meskipun sudah dilaporkan oleh pihaknya, namun belum juga ada perbaikan.

Bahkan, selain ke Pemerintah Kabupaten Ciamis, pihaknya juga langsung melaporkan kepada pihak Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, melalui media sosial.

Hal itu dilakukan sesuai dengan pernyataan Gubernur, apabila ada infrstuktur yang rusak akibat bencana, ada alokasi khusus untuk memperbaikinya, asalkan melaporkan ke pihak Pemprov Jawa Barat.

“Karena ingin dapat perbaikan, maka saya langsung berkoordinasi dengan Kepala Desa Gunungcupu untuk segera membuat proposal pengajuan, sehingga bisa masuk dalam RKPD online. Bahkan permohonannya langsung di share ke medsos milik Ridawan Kamil dan langsung ditanggapinya. Gubernur menjawab bahwa sudah menginstruksikan dan secepatnya diperbaiki,” tutur Uus.

Akan tetapi, lanjut Uus, ternyata pengajuan yang dilayangkan kepada pihak Gubernur tidak ada respons sama sekali. Padahal dari pihak Jabar Quick Respons dan dinas yang ditunjuk oleh Gubernur sudah datang ke lokasi melakukan survei.

Namun, perbaikan jembatan belum juga dilakukan sampai sekarang. Karena masih penasaran, Uus langsung melihat draf penjabaran anggaran tahun 2020 Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Setalah diteliti, ternyata tidak ada anggaran untuk perbikan jembatan di Desa Gunungcupu, Kabupaten Ciamis, seperti yang dijanjikan Gubernur Ridwan Kamil.

“Artinya, jembatan ini belum bisa mendapatkan perbaikan. Meski demikin, sebagai wakil rakyat saya akan terus memperjuangkan sampai bisa terealisasi. Di Musrenbang Kecamatan Sindangkasih, jembatan ini harus menjadi skala prioritas sehingga pihak Pemerintah Kabupaten Ciamis dapat memperbaikinya,” tandas Uus. (es/R3/HR-Online)

Loading...