Selasa, Mei 24, 2022
BerandaBerita PangandaranAnggaran Rp 1 Miliar Digelontorkan untuk Verifikasi DTKS di Pangandaran

Anggaran Rp 1 Miliar Digelontorkan untuk Verifikasi DTKS di Pangandaran

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com).– Anggaran Rp 1 miliar bakal digelontorkan Pemkab Pangandaran untuk verifikasi DTKS atau Data Terpadu Kesejahteraan Sosial. Sumber anggaran berasal dari APBD Kabupaten Pangandaran Tahun 2020.

Rencananya program ini akan dilaksanakan oleh Dinsos PMD (Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa) Bidang Sosial.

Jeje Wiradinata, Bupati Pangandaran, menuturkan, saat ini jumlah KK (Kepala Keluarga) yang telah masuk dalam DTKS sebanyak 43.181 KK.

“Kami rekrut petugas pencacah data, tak tanggung-tanggung kami sudah rekrut 182 orang, semuanya untuk menangani 43.181 KK di DTKS,” ujar Jeje, Rabu (12/2/2020).

Petugas pencacah data sebanyak 182 orang itu akan disebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Pangandaran. Tercatat ada 10 Kecamatan di Pangandaran.

“Hitungannya satu petugas itu akan memverifikasi 250 KK yang ada di DTKS,” katanya.

Sementara Dewi Sundari Kabid Sosial Dinas PMD Kabupaten Pangandaran, menuturkan, ada 240 orang yang mendaftar sebagai petugas pencacah DTKS di Pangandaran. Namun, tidak semua pendaftar mengikuti tes.

“Hanya 221 orang yang ikut tes, padahal yang daftar ada 240 orang. Sementara yang lulus seleksi sebanyak 182 orang,” papar Dewi.

Pendataan kembali data kemiskinan tersebut akan dilakukan mulai Maret 2020. Rencananya, pendataan akan selesai pada bulan April 2020.

“Kami sudah menyediakan honor, setiap petugas pencacah DTKS mendapat Rp 5 ribu per Kepala Keluarga,” terangnya.

Sementara teknisnya program verifikasi dan validasi DTKS ini, Pemkab Pangandaran akan bekerjasama dengan Disdukcapil dan juga BPS.

“Ada aplikasi yang kami gunakan, terutama untuk para petuga pencacah DTKS, rencananya akan memakai aplikasi siks-droid,” Dewi menambahkan.

Jumlah petugas pencacah yang bertugas di 10 kecamatan di Kabupaten Pangandaran, diantaranya di Kecamatan Sidamulih 10 orang, Kecamatan Parigi 22 orang, dan Kecamatan Pangandaran 16 orang.

Sementara di Kecamatan Padaherang ada 33 orang petugas pencacah, Kecamatan Mangunjaya 15 orang, Kecamatan Langkaplancar 26 orang, Kecamatan Kalipucang 13 orang, Kecamatan Cimerak 21 orang, dan terakhir di Kecamatan Cigugur sebanyak 15 orang. (Ceng2/R7/HR-Online)

- Advertisment -