Antisipasi Longsor, Jalan Bojongkondang-Gunung Singkup Pangandaran Perlu TPT

Jalan Bojongkondang
Kondisi jalan baru Bojongkondang-Gunung Singkup yang baru selesai dihotmik beberapa bulan lalu yang terdampak longsor. Foto: Enceng/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Jalan baru Bojongkondang-Gunung Singkup yang baru selesai dihotmik beberapa bulan lalu memerlukan TPT. Sebab, tebing di pinggir jalan tersebut selalu mengalami longsor ketika hujan turun.

Camat Langkaplancar, Deni Ramdani, mengatakan, jalan Bojongkondang- Gunung Singkup yang tepatnya berada di blok Darar Jeruk, Dusun Desa, Desa Bojobgkondang, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat selalu mengalami longsor, terlebih jika hujan turun lantaran tektur tanahnya yang labil.

“Jika hal ini dibiarkan berlarut-larut khawatir berdampak pada jalan itu sendiri,” ujarnya kepada Koran HR, Selasa (11/2/2020).

Deni menambahkan, pihaknya sudah mengintrusikan untuk ditanami pepohonan, agar ketika hujan turun air hujan tak langsung ke tanah, dengan begitu maka resiko longsor akan semakin sedikit.

“Ada sekitar 40 meter tebing di tepi jalan ini yang memerlukan TPT, itu pun sudah saya usulkan ke pihak PU untuk dipasang boronjong, mengingat tanah ini tergolong labil. Jika tidak segera diatasi khawatir jalan ini terbawa longsor. Mudah-mudahan tahun ini bisa terealisasi,” ujarnya.

Sementara Tokoh masyarakat Desa Bojongkondang Dace, mengatakan, hampir setiap turun hujan tebing di tepi jalan ini mengalami longsor, bahkan terkadang sampai menutupi bagian badan jalan.

“Untuk membuat aman jalan ini tiada lain kecuali tepi jalan bagian atas dipasang TPT dan tepi bagian bawah dipasang beronjong,” ucapnya. (Enceng/Koran HR)

Loading...