Banjir di Jalan Raya Banjar-Sidaharja Mengganggu Lalu Lintas

banjir di jalan raya banjar-sidaharja
Banjir di jalan raya Banjar-Sidaharja. Foto: Rizki/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),– Banjir melanda jalan raya Banjar-Sidaharja, tepatnya di perbatasan Desa Sinartanjung, Kecamatan Pataruman dengan Kelurahan Bojongkantong, Kecamatan Langensari, Kota Banjar. Akibat banjir tersebut lalu lintas sempat terganggu.

Jalan yang berada tepat di bawah lintasan rel Kereta Api tersebut kerapkali banjir ketika terjadi hujan deras.

Berdasarkan pantauan HR Online di lokasi, banjir terjadi karena sungai yang berada tepat di sampingnya lebih tinggi dari jalan di sekitarnya.

Akibatnya, saluran pembuangan air yang ada tidak berfungsi sebagaimana mestinya, sehingga ketika air masuk ke area tersebut tidak bisa dialirkan lagi ke tempat lain.

Selain itu, ketika debit air di sungai naik dan melebihi kapasitas sungai, otomatis jalan tersebut dipenuhi genangan air.

Istianah (23), Salah satu pengendara sepeda motor dari Gandrungmangu, Jawa tengah yang akan menuju ke Kabupaten Ciamis, mengaku tidak bisa melewati jalan tersebut.

Dia memilih memutar balik dan mengambil jalur yang lain. Istianah takut kendaraannya mogok ketika melewati genangan air yang memenuhi jalan.

“Motor saya matik agak pendek, jadi kalau lewat situ takutnya mogok bisa susah nanti, jadi mending ngambil jalur sebelah sana saja,” katanya kepada HR Online, ketika hendak berputar arah, Selasa (04/01/2020).

Selain itu, Istianah mengaku tidak nyaman dengan jalan banjir tersebut, banjir dikatakannya sangat mengganggu. Meski area yang banjir tidak terlalu luas, namun tidak bisa dilewati.

“Saya sebenarnya lagi buru-buru, takut kemalaman di jalan, tapi malah ada banjir, padahal banjirnya nggak terlalu luas, paling 20 meteran ya, tapi kalau motor saya lewat bisa terendam,” ujarnya.

Pengendara Berharap Dinas Terkait Mencegah Banjir di Jalan raya Banjar-Sidaharja

Hal senada dikatakan Dendi (42), seorang pengendara mobil. Dia mengaku kaget karena mengira mobilnya akan mogok ketika berusaha melewati genangan air.

“Tadi saya kira airnya tidak terlalu dalam, jadi saya terobos saja, pas di tengah-tengah itu, mobil saya agak ‘mbrebed’ sampai di warung ini, tapi sampai sini Alhamdulillah tidak mogok, ya sekalian saya berhenti di warung,” katanya.

Dendi berharap dinas terkait bisa mencegah banjir di Jalan Raya Banjar-Sidaharja, karena sangat mengganggu kenyamanan lalu lintas.

“Tanggung sekali banjirnya, hanya di situ saja, tapi kalau mau diperbaiki airnya mau dibuang ke mana, jalannya di bawah sungai, tapi seharusnya yang ahli sama pihak terkait ya bisa dan tetap diperbaiki, kalau mobil saya beneran mogok, emang yang punya jalan mau bantu dorong,” pungkasnya sambil tertawa. (Rizki/R7/HR-Online).

Loading...